Beritagosip.com – Bandara Radin Inten II menghadapi penutupan akibat bencana alam. Abu vulkanik Anak Krakatau menyebar luas mempengaruhi operasional bandara. Penutupan ruang udara diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB. Pengamatan terus dilakukan untuk memastikan keselamatan penerbangan terjamin.
AirNav Indonesia memperbarui informasi aeronautika melalui NOTAM resmi. Bandara Radin Inten II ditutup mulai pukul 14.07 WIB hari itu. Perkiraan pembukaan kembali pada pukul 18.00 WIB Minggu malam. Penutupan dilakukan untuk menjaga keselamatan penerbangan maksimal.
Abu vulkanik dapat membahayakan pesawat dan sistem penerbangan serius. Partikel abu dapat masuk ke mesin pesawat menyebabkan kerusakan. Visibilitas menurun drastis dengan keberadaan asap vulkanik tebal. Kondisi atmosfer tidak aman bagi operasional penerbangan normal.
Tak hanya Radin Inten, bandara lain juga masih ditutup. Bandara Budiarto berstatus closed berdasarkan NOTAM C1089/26 resmi. Perkiraan pembukaan bandara pada pukul 17.30 WIB hari itu. Bandara Pondok Cabe juga berstatus closed berdasarkan NOTAM.
Pondok Cabe diperkirakan dapat kembali beroperasi pukul 16.00 WIB. Penutupan semua bandara dilakukan atas alasan keselamatan penerbangan. AirNav Indonesia melalui INMC terus memantau perkembangan kondisi. Pergerakan sebaran abu vulkanik dipantau secara real-time berkelanjutan.
Pembaruan informasi aeronautika dilakukan sesuai perkembangan lapangan. Langkah tersebut memastikan informasi kondisi ruang udara akurat. Pelayanan navigasi penerbangan dapat disampaikan tepat waktu selalu. Koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan penerbangan dilakukan intensif.
Penutupan ruang udara menjadi langkah mitigasi penting penerbangan. Abu vulkanik menjadi ancaman serius bagi keselamatan pesawat. Kondisi ruang udara harus dipantau sebelum penerbangan aman. Keputusan penutupan diambil dengan pertimbangan keselamatan penerbangan utama.