Beritagosip.com – Petenis putri Indonesia Janice Tjen mengumumkan mundur dari Asian Games. Keputusan berat hati tidak bisa membela Merah Putih diambil. Prioritas harus diberikan turnamen WTA wajib di Beijing bersamaan. WTA tidak memberikan pengecualian untuk menghadiri Asian Games bersama.
Janice adalah atlet papan atas ranking 36 dunia saat ini. Prestasi internasional menunjukkan dedikasi tinggi terhadap tenis profesional. Namun konflik jadwal menciptakan dilema berat untuk diputuskan. Keputusan akhir diprioritaskan karir WTA Tour professional panjang.
Turnamen WTA wajib atau mandatory adalah kewajiban atlet kontrak. Indian Wells, Miami, Madrid, Beijing termasuk turnamen wajib diikuti. Tidak mengikuti turnamen wajib berpotensi hukuman serius diberikan. Denda finansial, penalti poin, potongan bonus dikenakan jika absen.
Janice sebelumnya pernah meraih medali untuk Indonesia di kejuaraan. Asian Games 2022 dan SEA Games menjadi pengalaman berharga. Medali yang didapat menunjukkan dedikasi untuk negara tercinta. Namun prioritas WTA Tour menjadi keharusan untuk sustainability karir.
Promosi Indonesia di Billie Jean King Cup juga menjadi prestasi. Turnamen bergengsi tim tenis internasional menunjukkan kontribusi signifikan. Janice bangga bisa mewakili Indonesia di panggung internasional luas. Setiap kesempatan membela negara dihargai dan disyukuri sepenuhnya.
Janice mengakui keputusan tidak mudah untuk diambil sama sekali. Senang dan bangga membela Indonesia selalu menjadi motivasi utama. Namun kenyataan kontrak WTA membuat pilihan terpaksa harus dilakukan. Konsekuensi hukuman terlalu berat jika mengabaikan turnamen wajib.
Atlet profesional sering menghadapi dilema serupa dalam karir. Keseimbangan antara negara dan kewajiban kontrak sangat sulit diwujudkan. Organisasi olahraga internasional masih perlu mempertimbangkan fleksibilitas lebih besar. Asian Games seharusnya mendapat pengecualian khusus untuk kepentingan negara.