Beritagosip.com – Pemerintah Aljazair membuat keputusan memutus hubungan diplomatis resmi. Uni Emirat Arab menjadi negara yang dipecat secara formal. Kementerian Luar Negeri menyatakan tindakan UEA tidak tertahankan lagi. Upaya mempertahankan hubungan bilateral sudah dianggap sepenuhnya habis.
Hubungan Aljazair-UEA tegang selama beberapa tahun belakangan ini. Media Aljazair berulang kali menuduh UEA memecah belah negara. Sikap berbeda terhadap isu regional menciptakan perbedaan fundamental serius. Aljazair menentang normalisasi dengan Israel yang dilakukan UEA.
UEA dan Maroko menjalin hubungan dengan Israel melalui Abraham Accords. Kerja sama ditengahi Amerika Serikat pada tahun 2020 resmi. Aljazair tidak menyetujui pendekatan normalisasi tersebut sama sekali. Perbedaan posisi strategis menjadi sumber ketegangan utama mendalam.
Sengketa Sahara Barat menjadi isu konflik utama regional lama. UEA mendukung klaim kedaulatan Maroko atas wilayah tersebut. Aljazair mendukung Front Polisario memperjuangkan kemerdekaan Sahara Barat. Kantor konsulat UEA tersebut menjadi simbol dukungan pada Maroko.
Kepentingan di wilayah Sahel semakin sering bersinggungan serius. UEA memperluas hubungan dengan pemerintah negara tetangganya banyak. Aljazair mengalami hubungan merenggang dengan negara tetangga tertentu. Dinamika regional menciptakan kompetisi kepentingan geopolitik berkelanjutan.
Aljazair memanggil Duta Besar UEA untuk menginformasikan keputusan resmi. Waktu 48 jam diberikan kepada UEA untuk mematuhi keputusan. Ruang udara ditutup untuk semua penerbangan UEA mulai Jumat. Tindakan keras diterapkan untuk menunjukkan keseriusan keputusan diplomatik.
UEA merespons pemutusan hubungan dengan harapan sementara saja. Kemlu UEA menyatakan komitmen menjaga hubungan warga kedua negara. Kepentingan bersama tetap dipertahankan meskipun diplomatik putus resmi. Dialog untuk normalisasi hubungan diharapkan dapat dikembangkan kemudian.