Beritagosip.com – Kanselir Jerman Friedrich Merz berbicara tanpa basa-basi soal sekutu lamanya. Ia menyatakan era persahabatan tanpa syarat dengan Amerika Serikat sudah berakhir. Pernyataan itu menandai babak baru hubungan Jerman dan AS.
Merz menyampaikan hal tersebut dalam acara kampanye partai Demokrat Kristen di Berlin. Ia menilai aliansi transatlantik antara kedua negara sudah berubah. Pergeseran sikap politik Washington menjadi pemicunya.
Harian Tagesspiegel mengutip pernyataannya pada Kamis (17/9). Merz menyebut era persahabatan transatlantik tanpa syarat kemungkinan besar berakhir untuk waktu yang cukup panjang.
Ia menambahkan penjelasan lewat Bloomberg. Menurut Merz, Jerman menyaksikan perubahan sikap politik di seberang Atlantik. Penilaian terhadap aliansi transatlantik pun ikut bergeser. Ia mengaku tidak pernah menduga situasi itu akan terjadi.
Hubungan Jerman dan AS memburuk lewat dua jalur utama. Pertama, sengketa dagang antara kedua negara. Kedua, kritik terbuka Merz terhadap perang AS versus Iran.
Pada April lalu, Merz melontarkan komentar tajam. Ia menyebut para negosiator AS yang mencari jalan keluar dari perang Iran sedang dipermalukan.
Presiden AS Donald Trump langsung bereaksi keras. Ia mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman.
Ketegangan berlanjut pada awal bulan ini. Merz membatalkan rencana sambungan telepon dengan Trump. Pemicunya adalah dukungan sang Presiden terhadap partai sayap kanan yang unggul di pemilihan negara bagian. Kemenangan tersebut mengguncang tatanan politik Jerman sekaligus memicu seruan agar Merz mundur.