Beritagosip.com – Heart rate tinggi saat olahraga tidak selalu berarti jantung dalam bahaya. Denyut jantung memang wajar meningkat ketika tubuh bergerak. Namun, denyut yang terlalu cepat, tidak teratur, atau tetap tinggi setelah olahraga perlu mendapat perhatian, terutama bila muncul gejala tertentu.
Dokter spesialis jantung di Siloam Hospital, Vito Damay, mengatakan tidak ada satu angka yang otomatis berbahaya bagi semua orang. Menurut dia, batas aman bergantung pada usia, intensitas latihan, kondisi kesehatan, hingga obat yang seseorang konsumsi.
“Tidak ada satu angka yang otomatis berbahaya bagi semua orang. Kita perlu melihat usia, intensitas latihan, kondisi kesehatan, obat yang digunakan, dan gejala yang menyertai,” kata Vito, Selasa (6/10).
Kapan harus waspada?
Vito meminta kita mencermati denyut yang tiba-tiba jauh lebih cepat padahal intensitas aktivitas sama. Denyut yang terasa tidak teratur atau tetap sangat cepat meski sudah berhenti dan beristirahat juga patut diwaspadai.
Heart rate tinggi menjadi lebih mengkhawatirkan jika disertai gejala berikut:
- Dada terasa nyeri atau tertekan.
- Sesak napas yang tidak sebanding dengan aktivitas.
- Pusing, merasa hampir pingsan, atau benar-benar pingsan.
- Jantung berdebar disertai rasa lemas yang tidak biasa.
- Keringat dingin sepanjang aktivitas.
Jika gejala itu muncul, segera hentikan olahraga. Jangan memaksakan diri hanya karena angka di smartwatch masih terlihat normal.
“Nyeri dada, sesak berat, apalagi dengan keringat dingin atau pingsan memerlukan pertolongan medis segera. Jangan menunggu angka smartwatch,” ujar Vito.
Jangan hanya andalkan angka
Smartwatch memang membantu memantau respons tubuh, tetapi angkanya bukan satu-satunya patokan. Rumus denyut maksimal berdasarkan usia pun hanya perkiraan.
“Melewati angka hasil rumus tidak otomatis berarti jantung langsung sedang dalam bahaya. Sebaliknya, berada di bawah angka itu juga tidak menjamin aman apabila ada riwayat gejala atau penyakit jantung,” kata Vito.
Karena itu, kenali respons tubuh sendiri. Bila keluhan berat muncul, hentikan aktivitas dan segera cari pertolongan medis.