Beritagosip.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan produksi padi nasional tetap aman di tengah musim kering. El Nino saat ini memengaruhi sekitar 50 ribu hektare lahan.
Menurut Amran, angka itu relatif kecil dibandingkan total luas pertanaman padi yang diproyeksikan sekitar 11 juta hektare hingga akhir tahun.
“Sekarang mungkin 50 ribuan hektare (lahan terdampak). Tiga bulan lalu, 30 ribu hektare. Perkiraan sekarang maksimal 50 ribu hektare dan itu masih aman,” kata Amran usai inspeksi mendadak di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (8/10).
Intervensi di lapangan
Pemerintah terus menjaga produksi lewat penguatan irigasi, pompanisasi, irigasi perpompaan (irpom), dan optimalisasi lahan (oplah). Selain itu, petani mulai memakai benih tahan kekeringan yang produktivitasnya tinggi.
“Irigasi jalan, pompanisasi jalan, irpom jalan, oplah jalan, semua jalan. Dan benih yang tahan kekeringan. Ada juga yang produktivitasnya tinggi dengan metode PM-AAS (Pertanian Modern-Advanced Agricultural System),” jelasnya.
Harga gabah dan beras
Amran menyebut harga gabah yang tinggi menguntungkan petani. Di sisi lain, pemerintah menyiapkan instrumen untuk menjaga harga beras di tingkat konsumen. Ketersediaan beras nasional pun ia yakini mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Petani senang kan? Ya makanya kita lakukan operasi pasar, karena beras kita banyak. Petani biarkan nikmati harganya, tetapi Bulog melakukan operasi pasar. Dan ada juga SPHP, kemudian ada juga bantuan pangan,” ujarnya.
Amran juga menyebut metode baru PM-AAS dengan benih unggul dan teknologi tinggi bisa mengerek pendapatan petani hingga sekitar Rp15-16 juta per bulan per hektare. Untuk lahan setengah hektare, pendapatannya sekitar Rp8 juta. “Ini kita gerakkan seluruh Indonesia,” katanya.
Jajaki ekspor beras
Dengan produksi padi nasional yang tetap aman, pemerintah mulai menjajaki ekspor beras. Setelah Malaysia, Papua Nugini dan Timor-Leste menjadi incaran pasar berikutnya.
“Kita masih jajaki ada dua-tiga negara. Jejaki Filipina, Papua Nugini, dengan Timor Leste, negara tetangga kita,” ujar Amran.