Beritagosip.com – Seorang letnan dua Korea Selatan menjalani skorsing dua bulan karena berulang kali meninggalkan pos tanpa izin. Tentara Korsel diskors itu, menurut The Korea Herald, pergi sebanyak 64 kali pada hari kerja selama 10 bulan.
Komandan penjaga gerbang bersaksi bahwa sang letnan mengaku keluar pos untuk memberi makan kadal dan mencuci mobil. Pengadilan Distrik Busan menguatkan skorsing itu pada 15 Oktober.
Tunda ratusan permohonan cuti
Pengadilan juga menemukan pelanggaran lain. Sang letnan melecehkan prajurit bawahannya secara verbal dan menunda persetujuan cuti mereka. Antara Oktober 2023 dan November 2024, ia menahan 698 permohonan izin rekreasi, menginap, dan cuti dari 26 tentara.
Akibatnya, para tentara gagal mendapat tiket kereta khusus militer. Mereka terpaksa memakai uang pribadi.
Serang prajurit yang sakit
Catatan pengadilan menyebut sang letnan menyerang secara verbal seorang prajurit yang meminta penugasan ulang karena sakit punggung. Ia menyarankan prajurit itu mengajukan pemberhentian karena sakit jiwa. Selain itu, ia menunda promosi beberapa prajurit karena telat menggelar wawancara empat mata.
“Di bawah peraturan disiplin militer, tingkat keparahan pelanggaran dapat berujung pada pemecatan, sementara beberapa pelanggaran dapat berujung pada pengusiran,” demikian pernyataan pengadilan.