Beritagosip.com – Kapal pesiar mewah Villa Vie Odyssey terdampar di Sihanoukville, Kamboja, setelah operatornya tak sanggup lagi membeli bahan bakar.
Menteri Pariwisata Kamboja Huot Hak menyambangi kapal itu pada Kamis, menemui kapten dan awak untuk menanyakan kondisi serta bantuan yang dibutuhkan penumpang dan kru.
Operator Villa Vie Residences yang berbasis di AS menangguhkan perjalanan pada Selasa (27/10). Kenaikan harga bahan bakar yang “luar biasa” akibat perang AS vs Iran membuat biaya bulanan per kabin di sejumlah wilayah Asia melonjak dari US$1.800 menjadi US$8.000.
“Kami memahami betapa mengkhawatirkannya situasi ini, terutama karena dampaknya dirasakan langsung oleh para penumpang yang kini berada jauh dari rumah dan keluarga mereka,” kata Huot Hak.
Kapten kapal Emanuele Giudice mengakui keputusan menurunkan penumpang sangat berat tetapi tak terhindarkan.
“Akibat kekurangan bahan bakar, kami terpaksa mematikan salah satu generator, sistem pendingin (chiller), serta lampu-lampu yang tidak esensial. Hal ini tentu akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi para penumpang, sesuatu yang sama sekali tidak kami inginkan,” ucapnya.
“Oleh karena itu, kami dengan berat hati meminta mereka untuk turun dari kapal karena kondisi persediaan bahan bakar sudah berada di titik kritis,” lanjutnya.
Sebanyak 203 penumpang dan 156 awak kini terdampar. Kapal sepanjang 200 meter itu sudah berlayar 755 hari sejak berangkat dari Belfast pada Oktober 2024, dalam perjalanan keliling dunia ke sekitar 150 negara.