Beritagosip.com – Intelijen Israel yang beroperasi di negara tetangga membuat Malaysia cemas. PM Anwar Ibrahim menyebut aktivitas badan intelijen asing itu berpotensi menjadi ancaman bagi negaranya.
Di rapat Dewan Rakyat, Selasa (3/11), Anwar menyinggung operasi intelijen dan permukiman Israel di Phuket serta Thailand selatan.
“Badan intelijen kami memandang hal-hal tersebut sebagai potensi ancaman bagi negara,” kata Anwar seperti dikutip Reuters.
“Ancaman juga mencakup sejumlah badan intelijen asing, termasuk Israel yang beroperasi di negara-negara tetangga serta permukiman Israel di Phuket dan Thailand selatan, yang kemudian dipandang oleh badan intelijen kita sebagai potensi ancaman bagi negara,”paparnya lagi seperti dikutip The Straits Times.
Kajian Serangan hingga Skenario Nuklir
Anwar menyebut Dewan Keamanan Nasional menggelar pertemuan khusus pada Senin (2/11) mengkaji serangan hibrida, digital, dan siber — termasuk dampak serangan terhadap negara-negara Teluk, khususnya Iran, terhadap kemungkinan penggunaan senjata nuklir.
Pemerintah juga mencermati langkah Uni Eropa, Kanada, dan Jepang yang mengimbau warga menyiapkan stok makanan tiga hingga 10 hari setelah serangan siber skala besar: portal pajak Belgia lumpuh, data 9 juta penduduk Denmark bocor, sistem komisi pemilu AS terhenti 41 jam, dan catatan 100 ribu polisi Jepang terbuka.
“Ini baru sebagian. Kami masih memantau perkembangan lain, termasuk ketegangan konflik di Timur Tengah, perkembangan di Yaman dan Laut Merah, serta ancaman keamanan di Eropa. Semua itu menunjukkan bahwa krisis di luar negeri juga dapat memengaruhi keamanan masyarakat, stabilitas ekonomi, dan kepentingan nasional,” kata Anwar.
Kementerian dan instansi akan menggelar rapat serupa, termasuk bersama bank sentral dan lembaga keuangan, mencontoh pendekatan kesiapsiagaan Uni Eropa.
“Hal penting dari rapat kemarin adalah kami membahas mekanisme yang sudah ada, koordinasi yang lebih erat antara kementerian, lembaga, dan pasukan keamanan, serta memastikan negara siap menghadapi segala kemungkinan,” katanya.