Israel Mulai Bombardir Gaza Lagi
Beritagosip.com – Militer Israel kembali membombardir Jalur Gaza pada Selasa (18/3/2025) setelah gagalnya perundingan dengan Hamas terkait pembebasan sandera dan perpanjangan gencatan senjata.
Dalam pernyataannya, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyebutkan bahwa mereka telah melakukan serangan besar-besaran terhadap target Hamas di Gaza.
Alasan Serangan Israel ke Gaza
Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengklaim bahwa serangan ini merupakan respons terhadap penolakan Hamas dalam membebaskan sandera yang tersisa dan menolak proposal gencatan senjata yang dimediasi oleh Utusan AS, Steve Witkoff, serta negara-negara Arab.
“Israel akan, mulai sekarang, bertindak melawan Hamas dengan meningkatkan kekuatan militer,” ujar pernyataan kantor Netanyahu.
Sumber dari Al Jazeera melaporkan bahwa lebih dari 200 warga Palestina telah tewas dalam serangan ini, sementara kantor berita WAFA mencatat bahwa serangan udara menyasar bagian tengah dan selatan Jalur Gaza.
Gagalnya Perundingan Israel-Hamas
Perundingan gencatan senjata yang dimulai sejak 19 Januari 2025 sempat menghasilkan kesepakatan, di mana Hamas menyerahkan 25 sandera hidup dan delapan jenazah sandera dengan imbalan pembebasan 1.500 warga Palestina dari penjara Israel, sebagaimana dilaporkan oleh Associated Press (AP).
Namun, setelah fase pertama gencatan senjata berakhir pada 1 Maret 2025, kedua belah pihak gagal mencapai kesepakatan baru.
Seorang pejabat senior Hamas yang dikutip Reuters menyatakan bahwa Israel secara sepihak mengakhiri gencatan senjata tanpa mencapai kesepakatan dengan Hamas.
Pemerintah Israel menuduh Hamas melakukan “manipulasi dan perang psikologis”, serta menolak proposal yang diajukan utusan AS.
Sementara itu, Juru Bicara Hamas, Abdel-Latif Al-Qanoua, menyatakan bahwa kelompoknya terus bekerja sama dengan para mediator untuk memaksa Israel melanjutkan fase berikutnya dari gencatan senjata.