Beritagosip.com – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta masyarakat lebih cermat dalam menanggapi revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) yang baru disahkan pekan lalu. Ia mengimbau agar masyarakat membaca isi UU tersebut secara teliti sebelum melakukan protes atau gugatan hukum.
Puan: Baca Dulu Sebelum Mengkritik
Pernyataan ini disampaikan Puan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (25/3/2025), merespons gelombang penolakan terhadap revisi UU TNI, termasuk gugatan yang diajukan oleh sejumlah mahasiswa Universitas Indonesia (UI) ke Mahkamah Konstitusi (MK).
“Pertama, ini baru selesai disahkan, kemudian penomorannya pun baru selesai. Jadi tolong baca dahulu secara baik-baik isinya. Apakah ada yang tidak sesuai? Apakah ada yang mencurigakan?” kata Puan.
Ia menegaskan bahwa kritik harus didasarkan pada pemahaman yang benar atas isi regulasi, bukan sekadar asumsi atau desas-desus.
Gugatan Mahasiswa UI ke MK
Pada 21 Maret 2025, sembilan mahasiswa Universitas Indonesia mengajukan uji formil revisi UU TNI ke MK. Mereka menilai proses penyusunan undang-undang ini memiliki cacat prosedural karena kurangnya transparansi, terutama dalam publikasi naskah akademis yang menjadi dasar revisi.
Mahasiswa UI menyoroti bahwa draf UU tidak dibuka ke publik, sehingga masyarakat tidak mendapat kesempatan untuk memberikan masukan sebelum disahkan.
Puan Jamin UU TNI Bisa Diakses Publik
Puan menegaskan bahwa revisi UU TNI sudah tersedia di situs resmi DPR dan bisa diakses oleh publik.
“Jadi tolong kita sama-sama menahan diri dan baca dulu. Kan sudah ada di website DPR dan bisa diakses oleh masyarakat,” tambahnya.