Beritagosip.com – Untuk tahun ketiga berturut-turut, Selandia Baru kembali dinobatkan sebagai negara dengan work-life balance terbaik di dunia, berdasarkan Indeks Work-Life Balance Global 2025 dari Remote. Negara ini mencatat skor 86,87 dari 100, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya.
Peringkat ini menegaskan posisi Selandia Baru sebagai model ideal harmoni antara karier dan kehidupan pribadi. Salah satu alasannya: jatah cuti tahunan minimal 28 hari, belum termasuk libur nasional.
Kombinasi Cuti Panjang dan Budaya Kerja Fleksibel
Selandia Baru dikenal memiliki budaya kerja progresif yang sangat memperhatikan kesejahteraan karyawan. Dengan cuti tahunan 28 hari, masyarakatnya punya cukup waktu untuk beristirahat dan menikmati keindahan alam yang memukau—dari pegunungan menjulang hingga pantai eksotis.
Selain itu, negara ini juga unggul dalam aspek:
- Sistem layanan kesehatan yang kuat
- Keamanan publik yang tinggi
- Tingkat kebahagiaan masyarakat yang stabil
- Jam kerja rata-rata yang tidak berlebihan
“Di era ini, hidup bukan hanya soal bekerja. Kita semua berhak menikmati keseimbangan yang sehat antara pekerjaan dan kehidupan pribadi,” tulis laporan Remote.
Dominasi Eropa, Kanada di Posisi Ketujuh
Indeks ini mengevaluasi 60 negara dengan PDB tertinggi dan menilai mereka dari berbagai aspek kesejahteraan pekerja. Negara-negara Eropa masih mendominasi daftar 20 besar, dengan Kanada sebagai satu-satunya wakil dari Amerika di 10 besar.
Beberapa indikator yang dinilai meliputi:
- Cuti melahirkan berbayar
- Hak cuti sakit
- Akses layanan kesehatan
- Jam kerja rata-rata
- Keamanan dan kebahagiaan publik
Selandia Baru Jadi Tujuan Impian Pekerja Global
Bagi banyak pekerja, terutama generasi muda, impian hidup tak lagi sekadar gaji tinggi. Lingkungan kerja yang sehat dan waktu luang untuk keluarga atau diri sendiri kini jadi prioritas utama. Dan dalam konteks ini, Selandia Baru tetap jadi destinasi idaman.