Beritagosip.com – Usai mencuatnya kasus beras oplosan yang menyita perhatian publik, harga beras premium di toko ritel modern mengalami penurunan. Ketua Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo), Solihin, menyebutkan bahwa harga beras premium resmi turun sebesar Rp 1.000 per 5 kilogram mulai Rabu, 16 Juli 2025.
Penurunan ini dilakukan sebagai respons terhadap situasi yang tengah berkembang, khususnya soal beras campuran yang dijual dalam kemasan premium di sejumlah ritel modern.
“Kalau dikoreksi harga sudah kita lakukan mulai kemarin. Seluruh peritel yang menjual beras premium menurunkan Rp 1.000 per 5 kg. Jadi dari Rp 74.500 menjadi Rp 73.500,” ungkap Solihin di Jakarta.
Ia menambahkan, koreksi harga tersebut juga merupakan permintaan langsung dari para produsen beras premium, yang menyarankan agar harga eceran tertinggi (HET) ikut disesuaikan dengan kondisi pasar.
“Para produsen sudah membuat surat resmi ke kami untuk menurunkan harga jual dari HET sebelumnya. Artinya turun Rp 200 per kilogram,” jelasnya.
Kasus beras oplosan yang ramai diperbincangkan ini turut disorot oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Dalam sebuah video yang diterima awak media, Amran mengungkapkan temuan mengejutkan: ada 212 merek beras yang terbukti menyalahi standar mutu dan label kemasan.
Beberapa merek bahkan hanya mengisi 4,5 kg meski tertera 5 kg di kemasannya. Selain itu, sebagian besar juga mengeklaim sebagai “beras premium”, padahal kualitasnya tergolong biasa.
“Ada volume yang mengaku 5 kg padahal hanya 4,5 kg. Lalu 86 persen produk mengaku premium, tapi isinya bukan. Ini merugikan konsumen Rp 2.000–Rp 3.000 per kg,” terang Amran.
Satgas Pangan bersama Kementerian Pertanian saat ini tengah mengusut praktik curang ini. Disebutkan, potensi kerugian konsumen akibat beras oplosan bisa mencapai Rp 99 triliun per tahun.