Beritagosip.com Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dikabarkan berada dalam kondisi kritis. Informasi mengenai Mojtaba Khamenei kondisi kritis menyebutkan ia tengah menjalani perawatan intensif di kota suci Qom.
Laporan tersebut diungkap oleh The Times dengan mengutip memo diplomatik yang bersumber dari intelijen Amerika Serikat pada Selasa (7/4). Dalam dokumen itu, Pemimpin Tertinggi Iran kritis disebut berada dalam keadaan tidak berdaya.
Kondisi tersebut membuatnya tidak mampu terlibat dalam proses pengambilan keputusan pemerintahan. Meski begitu, informasi ini belum memperoleh verifikasi independen dari sumber lain.
Memo diplomatik yang sama dilaporkan telah dibagikan kepada sejumlah sekutu Amerika Serikat di kawasan Teluk. Dokumen itu juga menjadi laporan awal yang mengungkap lokasi terbaru Khamenei.
Kondisi Khamenei di Qom sebelumnya tidak pernah dipublikasikan secara terbuka. Hal ini menambah spekulasi terkait situasi internal kepemimpinan Iran.
Laporan lain menyebutkan bahwa kesehatan Mojtaba Khamenei terbaru berpotensi memperdalam ketidakpastian politik di negara tersebut. Situasi ini terjadi setelah ia menggantikan Ali Khamenei pasca serangan Israel dan Amerika Serikat pada 28 Februari.
Ketidakpastian semakin meningkat seiring munculnya pertanyaan tentang pihak yang menjalankan pemerintahan selama konflik berlangsung. Walau pejabat Iran menyatakan ia masih memegang kendali, Khamenei tidak mampu memimpin Iran dalam beberapa pekan terakhir menurut laporan tersebut.
Ketiadaan kemunculan publik sejak konflik dimulai memperkuat dugaan bahwa kendali pemerintahan mungkin dijalankan oleh pihak lain. Hal ini memunculkan asumsi bahwa Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC memiliki peran dominan secara de facto.
Sejak perang berlangsung, televisi pemerintah Iran hanya menayangkan dua pernyataan yang dikaitkan dengan Khamenei. Tidak terdapat rekaman suara atau video yang menunjukkan dirinya berbicara langsung.
Kondisi ini memperkuat klaim dari pihak oposisi bahwa Mojtaba Khamenei kondisi kritis masih berlanjut hingga saat ini. Situasi tersebut terus menjadi sorotan dalam dinamika politik Iran.
Memo yang sama juga mengungkap adanya persiapan pembangunan mausoleum besar di Qom. Struktur tersebut direncanakan untuk Ali Khamenei dan kemungkinan anggota keluarganya.
Jika rencana ini terealisasi, maka lokasi pemakaman akan berbeda dari laporan sebelumnya. Sebelumnya disebutkan bahwa prosesi pemakaman akan dipusatkan di Teheran.