Beritagosip.com Harga BBM Pertamina naik secara signifikan mulai Sabtu, 18 April. Kebijakan ini diambil setelah perang Iran pengaruh BBM global semakin terasa. Lonjakan harga minyak dunia mendorong penyesuaian harga BBM terbaru Pertamina di dalam negeri.
Perubahan harga BBM terbaru Pertamina terlihat pada beberapa jenis bahan bakar non-subsidi. Pertamax Turbo mengalami kenaikan tajam. Harga sebelumnya berada di Rp13.100 per liter sejak 1 Maret. Kini, harga tersebut naik menjadi Rp19.400 per liter. Kenaikan harga pertamax turbo ini menjadi salah satu yang paling mencolok.
Dexlite juga mengalami peningkatan harga yang signifikan. Sebelumnya, harga berada di Rp14.200 per liter. Setelah penyesuaian, harga melonjak menjadi Rp23.600 per liter. Lonjakan ini memperkuat tren harga BBM Pertamina naik akibat tekanan global.
Pertamina Dex turut mengalami perubahan serupa. Harga bahan bakar ini naik dari Rp14.500 menjadi Rp23.900 per liter. Kenaikan ini menambah daftar harga BBM Indonesia terbaru yang terdampak langsung oleh situasi internasional.
Meski demikian, tidak semua jenis bahan bakar mengalami kenaikan. Pertamina tetap mempertahankan harga BBM subsidi. Pertalite masih dijual dengan harga Rp10.000 per liter. Kebijakan ini menjaga stabilitas bagi masyarakat luas.
Harga solar subsidi juga tidak mengalami perubahan. Hingga saat ini, harga tetap berada di Rp6.800 per liter. Langkah ini menunjukkan upaya menjaga daya beli di tengah kenaikan harga BBM Pertamina naik.
Selain itu, Pertamax juga tidak mengalami perubahan harga. BBM jenis ini masih dipatok di Rp12.300 per liter. Keputusan ini menjadi bagian dari strategi dalam menahan dampak perang Iran pengaruh BBM terhadap konsumen domestik.
Secara keseluruhan, harga BBM terbaru Pertamina menunjukkan kenaikan pada sektor non-subsidi. Kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika global, terutama konflik internasional. Harga BBM Indonesia terbaru kini mencerminkan tekanan pasar energi dunia.