Beritagosip.com Pelatih Vietnam kecewa melihat pendekatan yang digunakan Timnas Indonesia U-17 bertahan sepanjang laga terakhir Grup A Piala AFF U-17 2026. Strategi bertahan Indonesia dinilai tidak sesuai dengan prediksi awal yang telah disiapkan.
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Cristiano Roland menyampaikan bahwa timnya telah mengantisipasi permainan agresif dari lawan. Persiapan dilakukan untuk menghadapi tekanan tinggi yang biasanya diterapkan oleh Timnas Indonesia U-17 bertahan.
Namun, kondisi di lapangan menunjukkan hal berbeda. Tim yang dilatih Kurniawan Dwi Yulianto justru bermain pasif. Strategi bertahan Indonesia terlihat dominan sepanjang pertandingan, dengan pendekatan menunggu serangan lawan.
Pelatih Vietnam kecewa karena pola permainan tersebut tidak sesuai ekspektasi. Ia mengaku terkejut melihat Indonesia lebih banyak bertahan dan menumpuk pemain di area sendiri dibandingkan menekan sejak awal.
Memasuki babak kedua, perubahan strategi sempat diharapkan terjadi. Timnas Indonesia U-17 bertahan diperkirakan akan meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar kemenangan.
Namun, situasi tetap sama hingga pertandingan berakhir. Strategi bertahan Indonesia terus digunakan dengan hanya sesekali melancarkan serangan balik. Kondisi ini membuat pelatih Vietnam kecewa dengan jalannya pertandingan.
Hasil Indonesia vs Vietnam U-17 berakhir imbang tanpa gol. Skor 0-0 tersebut memastikan langkah Indonesia terhenti di fase grup Piala AFF U-17 2026.
Sementara itu, Vietnam berhasil melaju ke babak semifinal. Pelatih Vietnam kecewa tetap menjadi sorotan utama dalam evaluasi pertandingan tersebut.