Beritagosip.com Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memamerkan pesawat kepresidenan baru Air Force One yang merupakan hadiah dari Qatar.
Trump menyebut pesawat tersebut sebagai salah satu pesawat paling mewah di dunia. Ia juga menyoroti berbagai detail desain yang menurutnya memiliki kualitas tinggi, mulai dari panel kayu hingga tampilan eksterior yang telah diperbarui.
Saat berada di Pangkalan Gabungan Andrews pada Jumat (19/6), Trump tampak puas dengan pesawat baru yang selama ini diinginkannya.
“Semuanya dirancang dengan baik. Itu selera saya, saya akan katakan,” ujar Trump di hadapan para pilot yang menyaksikan kedatangannya menggunakan pesawat tersebut.
Ia juga mengaku menyukai kombinasi warna baru yang digunakan pada pesawat karena dinilai lebih mencerminkan identitas Amerika Serikat.
Jet mewah tersebut disiapkan untuk mengisi kekosongan sebelum dua pesawat Boeing baru yang sedang dimodifikasi resmi digunakan sebagai Air Force One.
Dua pesawat Boeing tersebut mengalami keterlambatan produksi dan diperkirakan baru selesai dalam beberapa tahun mendatang. Situasi itu membuat Trump merasa frustrasi karena jadwal pengiriman dinilai terlalu lama.
Di tengah kondisi tersebut, Qatar menyumbangkan sebuah jet Boeing 747 kepada Pentagon tahun lalu. Sejak saat itu, Angkatan Udara Amerika Serikat melakukan berbagai penyesuaian agar pesawat dapat digunakan untuk mendukung aktivitas presiden.
Warna dan Desain Baru Air Force One
Salah satu perubahan paling mencolok terdapat pada skema warna pesawat.
Warna biru muda yang telah digunakan sejak era Jacqueline Kennedy kini dihilangkan. Sebagai gantinya, pesawat baru Air Force One menggunakan kombinasi biru tua, putih, dan garis merah.
Menurut Trump, perubahan tersebut dilakukan karena sudah waktunya menghadirkan tampilan baru yang lebih sesuai dengan seleranya.
Selain itu, desain bendera Amerika Serikat di bagian ekor pesawat juga mengalami penyesuaian.
Trump menjelaskan bahwa tampilan bendera dibuat lebih dinamis dengan efek gelombang dibandingkan desain sebelumnya yang dianggap terlalu kaku.
Banyak pengamat menilai perubahan tersebut membuat pesawat baru Air Force One terlihat mirip dengan jet pribadi yang selama ini digunakan Trump.
Interior Mewah Jadi Sorotan
Selain bagian luar, interior pesawat juga menarik perhatian.
Trump memuji kualitas panel dinding yang digunakan pada kabin. Dalam tur yang diikuti sejumlah wartawan, terlihat kursi kulit yang dapat direbahkan sepenuhnya, karpet berwarna krem, serta pencahayaan bernuansa emas.
Meski demikian, Angkatan Udara Amerika Serikat menegaskan bahwa fokus utama renovasi pesawat tetap berada pada aspek operasional dan kebutuhan misi kepresidenan, bukan sekadar estetika.
Hadiah Qatar Picu Kontroversi
Di balik kemewahan tersebut, Air Force One hadiah Qatar juga memicu perdebatan.
Nilai pesawat yang mencapai sekitar USD400 juta memunculkan pertanyaan terkait aspek etika, hukum, dan keamanan nasional.
Kritik semakin menguat setelah diketahui biaya renovasi pesawat diperkirakan mencapai USD1 miliar agar memenuhi standar operasional kepresidenan Amerika Serikat.
Pada saat yang sama, proyek dua pesawat Boeing khusus kepresidenan juga mengalami lonjakan biaya dari USD3,7 miliar menjadi sekitar USD5 miliar.
Meski menuai kritik, Trump menilai keputusan menerima pesawat tersebut sebagai langkah yang tepat.
Menurutnya, menolak tawaran bernilai besar dari Qatar justru merupakan tindakan yang tidak masuk akal.
Trump juga menyampaikan apresiasi kepada Emir Qatar atas pemberian tersebut.
“Dia orang yang fantastis,” kata Trump.
Trump berharap pesawat baru Air Force One itu dapat digunakan dalam berbagai agenda penting nasional, termasuk perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat dan peringatan 250 tahun berdirinya negara tersebut.