Beritagosip.com – Lionel Messi, pemain sepak bola legendaris asal Argentina, sedang menampilkan performa yang dianggap terbaik dalam Piala Dunia 2026. Pencapaian gemilang ini membuat banyak kalangan memperdebatkan kemungkinan besar bahwa pemain yang sudah memasuki usia 39 tahun ini dapat meraih penghargaan bergengsi Ballon d’Or untuk tahun ini.
Ballon d’Or merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada pemain individu yang dianggap terbaik di seluruh dunia. Penghargaan ini dikelola dan dianugerahkan oleh media massa Prancis bernama France Football. Prestise dan reputasi penghargaan ini sangat tinggi karena penyelenggaraannya telah berlangsung sejak jauh hari, tepatnya tahun 1956, dan telah menjadi simbol universal yang mengakui kehebatan dan keunggulan para pemain sepak bola paling berbakat.
Sejarah panjang dari penghargaan Ballon d’Or telah mengalami berbagai transformasi dan perubahan yang signifikan dalam kriteria dan cakupannya. Pada periode awalnya, penghargaan ini bersifat eksklusif dan hanya diberikan kepada para pemain yang berasal dari negara-negara Eropa dan bermain di kompetisi Eropa. Mulai dari tahun 1995, cakupan penghargaan ini diperluas untuk mencakup pemain-pemain yang bermain di benua Eropa tanpa memandang asal negara mereka, sehingga pemain bakat dari negara non-Eropa yang bermain di klub Eropa dapat berkompetisi untuk meraih penghargaan tersebut. Transformasi paling revolusioner terjadi pada tahun 2007, ketika Ballon d’Or benar-benar menjadi penghargaan global dan terbuka untuk semua pemain di seluruh dunia yang bermain di mana pun mereka berada.
Messi sendiri adalah pemimpin absolut dalam hal jumlah penghargaan Ballon d’Or yang telah diraih. Pemain penyerang Argentina ini telah memenangkan penghargaan prestis ini sebanyak delapan kali selama karirnya yang panjang. Pencapaian luar biasa ini menjadikan Messi pemegang rekor tertinggi untuk penghargaan individual ini. Selain itu, Messi juga menjadi pemain unik yang telah berhasil memenangkan Ballon d’Or sambil memperkuat tiga klub berbeda, menunjukkan konsistensi dan keunggulan yang luar biasa di berbagai lingkungan tim.
Pertanyaan yang sering diajukan adalah apakah Messi masih memiliki peluang yang realistis untuk menambah koleksi penghargaan Ballon d’Or-nya pada tahun 2026 ini. Jawabannya sangat sederhana: ya, Messi tentu saja masih memiliki kesempatan yang sangat besar untuk meraih penghargaan ini.
Kunci utama yang akan menentukan kesuksesan Messi dalam persaingan Ballon d’Or 2026 adalah prestasi tim nasionalnya. Jika Messi berhasil mengantar Argentina untuk mencapai dan memenangkan final Piala Dunia 2026, maka nama Messi akan menjadi kandidat yang hampir tidak mungkin untuk tidak dipilih sebagai pemenang penghargaan Ballon d’Or.
Alasan utama yang mendukung prediksi ini terletak pada peran sentral yang dimainkan Messi dalam pencapaian Argentina di turnamen ini. Pemain ini telah menjadi tokoh kunci dan tulang punggung dari seluruh strategi permainan timnas Argentina. Prestasi statistik individual yang telah diraih Messi dalam Piala Dunia 2026 bahkan jauh melampaui catatan-catatan yang pernah ia ciptakan di edisi-edisi turnamen sebelumnya, menunjukkan bahwa pemain ini masih mampu meningkatkan levelnya bahkan di usia yang sudah matang.
Namun, jika Argentina tidak berhasil memenangkan Piala Dunia dan eliminasi terjadi sebelum mencapai puncak turnamen, peluang Messi untuk meraih Ballon d’Or masih tetap sangat besar. Alasan mengapa demikian adalah karena penentuan pemenang penghargaan ini dilakukan melalui mekanisme pemilihan suara dari berbagai pemilih. Kontribusi individual Messi yang luar biasa dalam turnamen ini, terutama mengingat usia pemain yang sudah mencapai 39 tahun, dapat menarik simpati dan dukungan dari banyak pihak yang berhak memberikan suara.
Riwayat Messi menunjukkan bahwa ia adalah satu-satunya pemain yang pernah berhasil memenangkan Ballon d’Or sambil tidak bermain atau tidak mewakili kompetisi di benua Eropa atau tim Eropa. Pencapaian istimewa ini terjadi pada tahun 2023, ketika Messi meraih penghargaan Ballon d’Or tersebut setahun setelah memimpin Argentina untuk memenangkan Piala Dunia pada tahun 2022 dengan performa yang spektakuler dan memorable.