Beritagosip.com – Bandara Internasional Lanzhou Zhongchuan di China telah menarik perhatian dan pujian luas dari pengguna media sosial berkat inisiatif uniknya merawat dan memberikan tempat tinggal yang layak bagi keluarga kucing liar yang hidup di area bandara.
Kisah menarik ini dimulai ketika bandara menemukan tiga ekor kucing yang merupakan satu keluarga. Sang ayah diberi nama Sangbiao, sang ibu bernama Cuihua, dan anak perempuan mereka Cuiguo yang baru lahir pada bulan Juni tahun ini.
Bandara memutuskan untuk tidak mengusir kucing-kucing tersebut, melainkan mengadopsi mereka. Ketiga kucing kemudian ditempatkan di dalam sebuah rumah kaca yang berada dekat dengan gerbang keberangkatan nomor 58. Area ini oleh pihak bandara dijuluki sebagai ‘kantor pengendalian tikus bandara’.
Fasilitas yang disediakan untuk ketiga kucing ini terbilang lengkap dan nyaman. Kandang kucing dilengkapi dengan sistem ventilasi udara segar, dispenser air minum, serta area bermain yang memadai. Pihak bandara juga menugaskan karyawan khusus untuk merawat mereka secara berkala.
Demi menjalankan tugasnya sebagai pengendalian hama tikus, pihak bandara secara rutin membawa Sangbiao dan Cuihua keluar untuk ‘berpatroli’ di berbagai area bandara. Setiap pagi, ketika bandara masih sepi, seorang karyawan bandara melepaskan kedua kucing dewasa tersebut untuk memeriksa dan menangkap tikus di tempat-tempat strategis seperti sabuk konveyor, dapur kantin, dan gudang penyimpanan.
Efektivitas strategi ini terbukti sangat signifikan. Menurut informasi dari pihak bandara, sejak mereka mengadopsi ketiga kucing pada awal tahun ini, tidak ada lagi serangan tikus yang terkendali di area bandara. Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran kucing-kucing tersebut memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan bandara.
Sangbiao dan Cuihua sebelumnya merupakan kucing liar yang tinggal di lokasi pembangunan terminal baru bandara. Ketika pembangunan selesai, mereka tetap tinggal dan akhirnya diperhatikan oleh karyawan bandara. Pada paruh kedua tahun lalu, para karyawan mulai melihat bahwa serangan tikus telah berkurang berkat kehadiran kedua kucing tersebut.
Pihak bandara kemudian mengambil keputusan untuk melihat kucing-kucing itu sebagai aset berharga daripada gangguan. Mereka mulai memberikan perawatan dan perlindungan yang layak bagi keluarga kucing ini.
Pihak bandara rutin mengunggah kehidupan sehari-hari keluarga kucing tersebut di media sosial mereka. Konten-konten tersebut mendapatkan respons positif dari ribuan pengguna internet. Banyak penumpang yang datang ke bandara khusus untuk mengambil foto kucing-kucing lucu tersebut, meski harus melihat mereka melalui kaca pemisah.
Cerita ini menjadi viral di platform media sosial dan mendapatkan pujian luas dari netizen. Banyak yang mengapresiasi inisiatif bandara dalam menunjukkan kepedulian terhadap kehidupan hewan sambil tetap menjalankan fungsi operasional bandara dengan efisien.
Kisah Sangbiao, Cuihua, dan Cuiguo kini menjadi simbol bahwa kepedulian terhadap kehidupan hewan tidak selalu harus bertentangan dengan efisiensi operasional sebuah institusi besar.