Beritagosip.com – Pemain muda Mitchell Baker berhasil menorehkan dua pencapaian gemilang dalam perjalanannya bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Dengan mencetak hattrick pada babak grup, dia kini menyamai tiga legenda sepak bola tanah air yang telah meraih pencapaian serupa di kompetisi bergengsi ini.
Tiga tokoh legendaris yang kini sejalan dengan perjalanan Mitchell adalah Bambang Pamungkas, Budi Sudarsono, dan Ilham Jaya Kesuma. Ketiga pemain ikon tersebut pernah memamerkan kehebatan mereka dengan mencetak tiga gol dalam fase grup Piala AFF.
Bambang Pamungkas, yang akrab dipanggil Bepe, mencatatkan prestasi gemilangnya pada tahun 2002. Dalam pertandingan kontra Laos di 17 Desember 2002, sang striker andalan mencetak triplet gol dalam kemenangan 4-2 yang membanggakan.
Perjalanan berlanjut ke edisi 2004 ketika Ilham Jaya Kesuma mendapat giliran bersinar. Dalam laga hadapan Kamboja di 13 Desember 2004, Ilham berhasil memasukkan tiga gol untuk mengamankan kemenangan besar 8-0 yang spektakuler.
Empat tahun kemudian, pada Piala AFF 2008, giliran Budi Sudarsono—pemain bergelar Piton—mengukir prestasi gemilang. Pada 7 Desember 2008, dia mencetak tiga gol ke gawang Kamboja dalam kemenangan 4-0 yang memukau.
Sejak pencapaian Budi di tahun 2008, tidak seorang pun pemain Indonesia yang mampu mengulang prestasi spektakuler mencatatkan hattrick pada fase grup Piala AFF. Kondisi ini berlangsung selama 18 tahun hingga akhirnya Mitchell datang memecahkan kebekuan tersebut setelah tujuh edisi turnamen berlalu.
Pada pertandingan pembuka Indonesia dalam Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, pada hari Senin (27/7), Mitchell menampilkan performa luar biasa. Dalam laga tersebut, tim Merah Putih meraih kemenangan besar 5-1 berkat kontribusi besar dari sang pemain muda.
Pencapaian Mitchell tidak hanya berhenti di situ. Dia menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala AFF sejak edisi 1996 yang berhasil menorehkan hattrick dalam pertandingan pembuka turnamen. Rekor unik ini menambah seri prestasi gemilang yang telah dia raih dalam waktu singkat.
Pencatat gol muda yang berkiprah di Amerika Serikat ini juga mencatat sebuah rekor baru sebagai pencetak hattrick termuda di ajang Piala AFF sepanjang masa. Pada usia 19 tahun, Mitchell berhasil memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Bepe saat sang legenda mencatat hattrick di 2002 dengan usia 22 tahun.
Meski begitu, rekor jumlah gol tertinggi dalam satu pertandingan fase grup masih tetap dipegang oleh Bepe dan Zainal Arif. Pada tahun 2002, keduanya sama-sama mencetak empat gol ke gawang Filipina dalam pertandingan yang meriah.
Menanggapi pencapaian spektakulernya, Mitchell mengungkapkan rasa syukur yang mendalam. “Pengalaman ini benar-benar luar biasa, saya tidak pernah bayangkan skenario yang lebih sempurna dari ini. Semua ini tidak akan mungkin terjadi tanpa dukungan penuh dari seluruh rekan satu tim, staf pelatih, dan setiap orang yang terlibat dalam persiapan kami,” tutur pemain muda berbakat tersebut dengan penuh kerendahan hati.