Beritagosip.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tegoran keras. Pengelolaan anggaran bencana di Indonesia perlu perbaikan mendesak. Hitungan dan pencatatan anggaran sering tidak akurat atau rancu. Purbaya menekankan akurasi data sangat penting untuk efisiensi optimal.
Anggaran bencana dialokasikan melalui berbagai saluran dan mekanisme. Koordinasi antar kementerian dan lembaga sering menciptakan redundansi. Duplikasi pengeluaran menjadi masalah yang mengurangi efisiensi keseluruhan. Transparansi pencatatan harus ditingkatkan untuk pengawasan lebih baik.
Purbaya menyatakan bahwa ketidaktepatan hitungan berakibat serius pada. Realisasi program bencana menjadi tidak optimal jika data salah. Masyarakat tidak mendapat manfaat maksimal dari anggaran dialokasikan. Pemerintah harus memastikan setiap rupiah terserap produktif optimal.
Sistem pencatatan yang terpadu perlu diimplementasikan dengan segera. Database terintegrasi memudahkan pelacakan aliran dana bencana nasional. Transparansi akan meningkat dengan sistem yang terintegrasi baik. Pengawasan eksternal menjadi lebih mudah dengan data tersentralisasi.
Kementerian Keuangan akan melakukan audit menyeluruh pengelolaan anggaran. Temuan audit akan menunjukkan area-area yang perlu perbaikan. Rekomendasi akan diberikan untuk meningkatkan sistem pengelolaan. Implementasi rekomendasi akan dimulai fase demi fase sistematis.
Purbaya mengingatkan bahwa bencana adalah tanggung jawab bersama. Semua lembaga harus berkomitmen pada efisiensi pengelolaan dana. Masyarakat yang terdampak bencana menjadi prioritas utama setiap. Program harus berdampak nyata pada kehidupan masyarakat terdampak.
Evaluasi program bencana akan dilakukan setiap kuartal terukur. KPI yang jelas akan ditetapkan untuk setiap program. Accountability harus ditingkatkan di semua tingkatan hierarki birokrasi. Sanksi akan diberikan pada instansi yang tidak mencapai target.