Beritagosip.com – 74 WNI masih berada terjebak di Mokha Yemen. Milisi Houthi merebut kota pelabuhan pada September. Pemerintah terus pantau kondisi WNI dengan serius. Kemlu memprioritaskan keselamatan warga negara Indonesia.
Awalnya 77 WNI berada di Mokha kota tersebut. Tiga orang berhasil keluar sehingga tersisa 74. Mayoritas WNI di lokasi adalah pelajar Indonesia. Keberadaan mereka terus dipantau Kemlu setiap saat.
Kemlu melalui KBRI Muscat pantau kondisi WNI realtime. KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah turut membantu monitoring. Perwakilan Indonesia di kawasan bekerja koordinasi intensif. Informasi lapangan dikumpulkan untuk keputusan strategis tepat.
Milisi Houthi merebut Mokha memicu kekhawatiran serius. Potensi konflik Yaman memburuk menjadi perang saudara. Keselamatan WNI menjadi prioritas utama pemerintah resmi. Eskalasi situasi di Yemen dipantau dengan cermat terus.
Kemlu mengimbau WNI tetap waspada dan update. Informasi pemerintah harus diperhatikan dengan seksama. Hotline darurat disediakan untuk kondisi kritis emergency. WNI bisa hubungi Kemlu saat kondisi darurat terdesak.
Evakuasi akan dipertimbangkan jika situasi memburuk serius. Koordinasi dengan berbagai pihak dilakukan berkelanjutan terus. Keamanan WNI adalah tanggung jawab pemerintah utama. Proteksi WNI di luar negeri dijaga konsisten.