Beritagosip.com – Warga Kecamatan Plaju, Kota Palembang terus menderita akibat asap karhutla palembang yang tidak kunjung mereda. Berto, warga setempat memberikan kesaksian langsung tentang pekatnya kebakaran hutan sumatera selatan di wilayahnya.
“Kalau pantauan saya sore ini asap masih pekat,” ujar Berto melalui pesan singkat kepada media. Kondisi asap pekat di sore hari sudah tidak sepekat ketika pagi hari menurut pengamatannya. Ia membagikan tangkapan layar dari laman IQAir mengenai kualitas udara palembang pm25.
Tangkapan layar memperlihatkan laporan kualitas udara di Palembang berdasarkan pantauan IQAir pada Rabu (30/9) pukul 05.00. Data menunjukkan polutan utama PM2.5 mencapai 532 µg/m³. Angka ini berada sangat jauh dari nilai panduan PM2.5 tahunan World Health Organization.
Beberapa hari sebelumnya asap pekat tidak kunjung membaik walau malam hari telah tiba. “Saat malam hari pekat, 2 hari ini,” tulisnya dalam laporan kondisi terkini. Bencana karhutla sumatera ini berdampak signifikan pada kehidupan sehari-hari masyarakat lokal.
Asap yang pekat menurutnya tidak begitu mengganggu kondisi jarak pandang di darat secara umum. Namun dampak asap terasa signifikan di perairan dan bandara secara nyata. “Kalau jarak pandang enggak begitu terganggu, tetapi kalo di perairan sungai jarak pandangnya agak terbatas dan bandara,” sambungnya.
Dalam foto kondisi terkini yang dibagikan Berto, terlihat asap tebal yang menutupi pemandangan bandara. Jalan, menara, dan pohon hampir tidak terlihat sama sekali karena tertutup asap tebal.
Warga palembang asap pekat juga berdampak pada kesehatan mereka secara langsung. “Kalau asap ini sangat mempengaruhi kesehatan, saya ini juga baru satu mingguan sembuh dari batuk,” jelas Berto kepada pewarta yang meliputnya.
Titik api terpantau berada di dekat pemukiman, lebih tepatnya di daerah Jakabaring, dua hari lalu. Karhutla masih melanda daerah-daerah di pinggiran Palembang seperti Kecamatan Sematang Borang, Talang Jambe, Talang Kelapa dengan titik panas tersebar.
Berdasarkan data Dashboard Informasi Penanganan Karhutla BNPB per Selasa (29/9), masih tercatat total 2.356 titik panas dan 89 titik api di Sumatera Selatan yang masih aktif.