Beritagosip.com – DPP PDIP mendukung pergantian Kapolri yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto. Komjen Suyudi Ario Seto menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai pimpinan Korps Bhayangkara.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai pergantian Kapolri bukan sekadar bongkar pasang jabatan. Menurutnya, langkah ini harus dimaknai sebagai upaya menjadikan Polri lebih profesional, netral, dan berintegritas. “Polri harus menjadi alat negara, bukan alat kekuasaan. Netralitas, profesionalitas, dan integritas Polri harus diperkuat kembali,” kata Hasto dalam keterangannya, Kamis (1/10).
Soroti pernyataan Suyudi
Hasto mencermati pernyataan Suyudi saat uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR. Ia menyoroti soal kesetaraan warga negara di hadapan hukum dan stigma no viral no justice.
Menurut Hasto, pernyataan itu harus berwujud kebijakan konkret di lapangan. Prinsip kesetaraan dan transparansi pun perlu menjadi kultur Polri. “Bahkan, prinsip-prinsip tersebut harus menjadi kultur Polri dalam memberikan pelayanan dan keadilan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ukurannya kepercayaan publik
Hasto menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat bergantung pada penegakan hukum yang adil tanpa memandang latar belakang. Karena itu, keberhasilan Polri ke depan tidak cukup diukur dari program atau capaian administratif.
Parameter utamanya adalah naiknya kepercayaan publik. “Ukuran keberhasilan harus diletakkan pada kepercayaan publik dan terciptanya supremasi hukum, sehingga rakyat mendapatkan,” kata Hasto.
Prabowo melantik Suyudi pada Kamis (1/10) berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 96 dan 97/TK/2026.