Beritagosip.com – Tidur dengan kucing memberi rasa nyaman bagi banyak pencinta hewan. Dengkuran kucing dan kebiasaannya mencari perhatian bisa menenangkan setelah seharian beraktivitas. Namun, kebiasaan ini sering memunculkan pertanyaan soal dampaknya bagi kesehatan.
Menurut Healthline, Bill Fish, salah satu pendiri Tuck.com, menyebut tidur dengan kucing bisa membuat sebagian orang lebih rileks. Napas atau dengkuran yang teratur memberi efek menenangkan, sehingga pemilik lebih mudah terlelap.
Manfaat dan gangguannya
Manfaat itu tidak dirasakan semua orang. Kucing cenderung aktif saat senja dan dini hari. Kucing di kasur bisa bergerak, bermain, mencakar selimut, atau membangunkan pemiliknya. Jika berulang, kualitas tidur ikut turun.
Alergi menjadi risiko lain. Protein pemicu alergi ada pada serpihan kulit mati (dander), air liur, dan urine kucing. Orang yang sensitif bisa bersin, hidung tersumbat, mata gatal, hingga mengalami gangguan pernapasan.
Risiko penyakit
Dokter hewan Jennifer Maniet dari Petplan Pet Insurance menjelaskan, kucing yang sering di luar rumah berpotensi terpapar sumber penyakit. Kontak dengan hewan lain, kutu, caplak, nyamuk, dan parasit meningkatkan kemungkinan kucing membawa penyebab penyakit. Kotak pasir yang jarang dibersihkan juga bisa menjadi sumber parasit dan mikroorganisme.
Tidak semua kucing membawa penyakit. Risiko bisa ditekan lewat kebersihan dan perawatan rutin.
Cara mengurangi risiko
- Periksakan kucing secara berkala dan penuhi vaksinasi sesuai saran dokter hewan. CDC juga menganjurkan perawatan dan pemeriksaan rutin.
- Beri perlindungan antiparasit sesuai anjuran dokter hewan, bukan obat sembarangan.
- Cuci seprai, sarung bantal, dan selimut secara rutin.
- Bersihkan kotak pasir teratur, cuci tangan setelah menanganinya, dan letakkan jauh dari area tidur serta makanan.
- Hindari tidur berdekatan jika kucing bersin terus-menerus, diare, muntah, lesu, berluka, atau rontok berlebihan. Segera konsultasikan ke dokter hewan.
Penderita alergi kucing perlu mempertimbangkan ulang kebiasaan ini, terutama bila gejala memburuk di malam hari. Orang dengan sistem kekebalan lemah sebaiknya bertanya ke dokter. Jika tidur terganggu, siapkan tempat tidur khusus kucing di luar kamar.