Beritagosip.com – Pentagon mengakui jumlah tentara AS tewas dalam perang melawan Iran mencapai 21 orang. Angka itu naik dari catatan sebelumnya.
Sistem Analisis Korban Pertahanan semula mencatat 19 tentara tewas. Kemudian dua kematian ditambahkan sehingga totalnya menjadi 21 orang.
Tanpa Penjelasan Perubahan
Pentagon tidak merilis alasan perubahan data tersebut. Mereka hanya menambahkan kategori “pending adjudication (menunggu keputusan)” untuk catatan yang masih ditinjau.
Pentagon menyatakan tetap berkomitmen pada pencatatan korban yang transparan dan akurat, seperti dikutip Anadolu Agency, Sabtu (10/10).
The Washington Post melaporkan, dua korban tambahan itu adalah Mayor Sorffly Davius dari Garda Nasional Angkatan Darat dan seorang tentara lain yang identitasnya tak disebutkan. Davius tewas dalam serangan di Kuwait pada 6 Maret, sedangkan tentara satunya meninggal karena bunuh diri.
Laporan terbaru juga mencatat 865 tentara dalam operasi tersebut.
Kematian di Luar Konflik
Secara terpisah, militer mengonfirmasi kematian Devin A Seibel dalam kecelakaan latihan di Irak pada Mei. Insiden itu dilaporkan tidak terkait konflik Iran.
Anggota Partai Demokrat menyambut baik koreksi Pentagon. “Tidak ada alasan untuk kesalahan sebesar ini,” kata Adam Smith.
AS dan sekutunya, Israel, menggempur Iran pada akhir Februari. Sejak itu kedua pihak terus berperang hingga kini.