Beritagosip.com – Gedung Putih memberhentikan jubir Trump Katie Zacharia pada Sabtu (17/10), padahal ia baru menjabat sebagai sekretaris pers selama kurang dari seminggu. Kabar ini datang dari dua pejabat Gedung Putih yang berbeda. Menurut keduanya, Zacharia kini menjalani proses “transisi keluar”.
Selama lima hari bertugas, Zacharia ramai dikritik karena kinerjanya di sesi pengarahan pers dan beberapa wawancara. Selain itu, kualifikasi hukumnya ikut dipertanyakan.
Kepergiannya terjadi tepat dua minggu lebih sebelum pemilihan paruh waktu November. Padahal periode ini krusial bagi Trump untuk menonjolkan capaian pemerintahannya dan membantu Partai Republik mempertahankan kendali atas Kongres.
Sempat disarankan berpikir ulang
Pada Jumat (16/10), Trump mengaku sudah meminta Zacharia mempertimbangkan kembali jabatannya. Ia mengatakan hal itu kepada wartawan saat hendak meninggalkan Gedung Putih untuk perjalanan akhir pekan.
“Saya katakan kepadanya: ‘Menurut saya, akan lebih baik jika Anda merasa bahagia, dan saya tidak yakin Anda bisa merasa bahagia dalam pekerjaan seperti ini.’ Tidak ada hal yang mudah dalam pekerjaan ini,” ujar Trump.
Zacharia mulai bertugas pada Senin (12/10). Sehari kemudian, ia menggelar sesi pengarahan pers pertamanya. Dalam sesi itu, ia mengaku menerima telepon soal jabatan tersebut pada 7 Oktober dan ditawari posisi pengganti Karoline Leavitt.
Polemik status pengacara
Tak lama kemudian, wartawan mempertanyakan kariernya. Zacharia menyebut dirinya berpraktik di bidang hukum transaksi internasional, dan Trump sempat menyebutnya pengacara.
Namun, Reuters tidak menemukan catatan bahwa lulusan Pepperdine University itu terdaftar sebagai pengacara di negara bagian mana pun maupun di District of Columbia. Dalam wawancara dengan Fox News pada Kamis (15/10), Zacharia akhirnya mengaku tidak lulus ujian profesi pengacara.
Zacharia dan Gedung Putih belum menanggapi permintaan komentar soal pemecatan ini. Trump sendiri mengatakan lewat telepon dengan Fox bahwa ia tidak terburu-buru menunjuk pengganti.
Masa jabatan Zacharia kini menjadi yang tersingkat dalam sejarah posisi sekretaris pers. Anthony Scaramucci, mantan direktur komunikasi selama 10 hari di pemerintahan pertama Trump, ikut berkomentar di X. “Rekor memang dibuat untuk dipecahkan,” tulisnya, meski ia menegaskan tidak senang melihat penderitaan orang lain.