Beritagosip.com – Pengadilan di China menjatuhkan vonis penjara seumur hidup kepada pengelola sebuah taman kanak-kanak setelah 247 murid keracunan massal. Kasus ini menyeret kepsek TK di China bernama Zhu Jinglin dan penanggung jawab sekolah, Li Huifang, dari TK Heshi Peixin di Distrik Maji.
Menurut Xinhua, Pengadilan Menengah Rakyat Kota Lanzhou, Gansu, menyatakan keduanya mengatur penambahan bahan beracun pada makanan anak dan staf. Tujuannya agar makanan tampak lebih berwarna dan menarik untuk dijual.
Vonis untuk delapan terdakwa
Li menerima hukuman penjara seumur hidup, pencabutan hak politik seumur hidup, dan penyitaan harta pribadi 500 ribu yuan (sekitar Rp1,3 miliar). Sementara itu, Zhu divonis 15 tahun penjara dan denda 300 ribu yuan (sekitar Rp800 juta).
Empat pekerja dapur dihukum enam hingga delapan tahun penjara plus denda karena menjalankan instruksi. Total delapan orang dihukum karena memproduksi dan menjual makanan beracun.
Ratusan anak kadar timbalnya abnormal
Laporan investigasi Juli 2025 menyebut makanan itu disajikan setiap bulan sejak Mei 2024. Dari 251 anak yang dites, 247 memiliki kadar timbal dalam darah abnormal. Seluruhnya menjalani rawat inap atau intervensi nutrisi di rumah.
Pada 20 Juli 2025, sebagian besar anak sudah menyelesaikan pengobatan pertama dan pulang dari rumah sakit. Otoritas disiplin provinsi juga memeriksa 10 pejabat lokal, termasuk direktur komisi kesehatan provinsi dan pemimpin Kota Tianshui. Pemerintah Provinsi Gansu menjanjikan dukungan penuh untuk perawatan para anak.