Beritagosip.com – Lula da Silva mencetak sejarah Brasil. Presiden petahana 80 tahun itu memenangkan putaran kedua pilpres pada Minggu (25/10) dan menjadi presiden pertama yang terpilih empat kali.
Lula menang tipis dengan 51,7 persen suara atas Flavio Bolsonaro, putra pendahulunya Jair Bolsonaro, yang meraih 48,2 persen.
Hasil ini juga menandai pertama kalinya seorang kandidat memenangkan kursi presiden setelah hanya berada di posisi kedua pada putaran pertama.
Dari Kemiskinan ke Kursi Presiden
Lula lahir Oktober 1945 sebagai anak ketujuh dari delapan bersaudara dalam keluarga petani di Caetes, Pernambuco.
Masa mudanya lekat dengan kemiskinan: ia pernah jadi tukang semir sepatu, pedagang kaki lima, dan buruh logam, bahkan sempat tinggal di tempat mirip kandang babi.
Ia lantas bekerja sebagai office boy dan mengikuti pelatihan operator mesin bubut pada awal 1960-an, saat Brasil berada dalam cengkeraman kediktatoran militer.
Titik balik datang pada 1975, ketika saudara laki-lakinya diculik dan disiksa pasukan keamanan. Pada 1979 ia makin aktif di gerakan buruh dan memimpin pemogokan bersejarah, hingga menjadi pemimpin serikat paling terkenal di Brasil dan mendirikan Partai Buruh (PT).
Jatuh Bangun Politik
Lula pertama mencalonkan diri jadi presiden pada 1989, dan terus gagal hingga 1998. Ia akhirnya menang pada 2002 dan memimpin dua periode, saat jutaan warga Brasil terangkat dari kemiskinan.
Setelah lengser 2010, PT terseret skandal korupsi besar dan Brasil jatuh ke resesi. Penggantinya, Dilma Rousseff, dimakzulkan pada 2016.
Pada 2018, Lula divonis 12 tahun penjara atas kasus pencucian uang dan korupsi hingga tersingkir dari pilpres. Ia menghabiskan 580 hari di bui sebelum Mahkamah Agung membatalkan vonis pada 2019 dan memulihkan hak politiknya.
Kini, kemenangan keempat Lula da Silva menutup lingkaran panjang perjalanan politiknya: dari anak petani miskin menjadi pemegang rekor kepresidenan Brasil.