Beritagosip.com – Free Palestine Tour resmi bergulir. Macklemore membuka rangkaian konsernya di Dublin, Irlandia, dengan kejutan: Hozier dan grup hip-hop Kneecap naik ke panggung.
Keduanya memang sama-sama vokal soal Palestina. Hozier kerap menyerukan kemerdekaan dan gencatan senjata lewat panggung dan media sosial.
Kneecap bahkan sempat terseret masalah hukum usai mengibarkan bendera Hizbullah di atas panggung saat tampil di London pada November 2024.
Tur Pembuktian
Dublin adalah titik pertama dari tiga pertunjukan terjadwal, sekaligus panggung balas dendam Macklemore usai promotor mendepaknya dari tur Ed Sheeran sebulan lalu gara-gara orasi politiknya.
Seluruh keuntungan tur ini mereka sumbangkan ke badan amal pendukung Palestina. Macklemore sebelumnya bahkan menyumbang gaji US$1 juta dari tur Sheeran untuk tujuan serupa.
Di atas panggung, Macklemore menegaskan seruannya berakar pada cinta, bukan kebencian.
“Enam minggu lalu, hanya dua kata. Hanya butuh dua kata. Dua kata yang berakar pada cinta dan pembebasan,” ucapnya.
“Bukan menentang siapa pun, bukan memecah belah. Bukan seruan kebencian. Tapi seruan untuk mengakui kemanusiaan kita bersama. Free Palestine! Hal yang sama yang saya inginkan untuk kita semua, kebebasan, martabat, hak untuk hidup tanpa rasa takut.”
“Karena kebebasan yang membutuhkan penindasan orang lain sama sekali bukan kebebasan,” tegas Macklemore.
Efek Domino
Pemecatannya waktu itu justru memicu solidaritas: Finneas, Lukas Graham, dan sebagian besar band pengiring Sheeran ikut mundur dari tur.
Ed Sheeran sendiri akhirnya bersuara di konser Philadelphia, mengutuk kekerasan di kedua sisi: serangan 7 Oktober dan kehancuran di Gaza yang ia sebut tidak proporsional.
Usai Dublin, tur berlanjut ke Paris pada Kamis (29/10) dan ditutup di London pada Jumat (30/10).