Beritagosip.com – Tetsuya Chiba, mangaka legendaris di balik Ashita no Joe, meninggal dunia di usia 87 tahun. Ia mengembuskan napas terakhir di rumah sakit Tokyo pada Kamis (22/10).
The Japan Times memberitakan ia wafat akibat sindrom mielodisplasia, kelainan darah ketika sumsum tulang gagal memproduksi cukup sel darah sehat. Penderitanya rentan anemia kronis, infeksi, dan pendarahan.
Chiba adalah seniman manga pertama yang menerima Order of Culture dari pemerintah Jepang, pada 2024.
Masa Kecil Penuh Tempa
Lahir di Tokyo pada 1939, ia dibawa keluarganya ke Semenanjung Korea saat bayi, lalu ke Manchuria pada usia dua tahun. Di sana ia merasakan langsung kekacauan akhir Perang Dunia II, bertahan di tengah kekerasan dan penjarahan, sebelum kembali ke Jepang pada 1946.
Masa pemulihan itulah yang memantik minatnya menggambar. Ia debut profesional di usia 17 tahun dan mulai meroket setelah memenangi penghargaan manga anak-anak Kodansha pada 1962.
Lahirnya Sang Mahakarya
Titik ledak kariernya datang pada 1968 lewat kolaborasi dengan penulis Asao Takamori alias Ikki Kajiwara, melahirkan Ashita no Joe tentang petinju Joe Yabuki.
Serial itu mendongkrak sirkulasi Weekly Shonen Magazine dan diadaptasi ke anime hingga film live-action. Saking dicintainya, saat karakter Toru Rikiishi diceritakan tewas, Kodansha sampai menggelar upacara pemakaman sungguhan yang dihadiri penggemar berlinang air mata.
Karya lainnya termasuk Notari Matsutaro, Ashita Tenki ni Naare, dan Ore wa Teppei. Kakak komikus Akio Chiba ini juga pernah mengepalai Asosiasi Kartunis Jepang dan mengajar di Universitas Seni Bunsei, Utsunomiya.
Selain Order of Culture, ia mengantongi Medali Pita Ungu (2002) dan Order of the Rising Sun, Gold Rays with Rosette (2012). Di usia senja, ia masih menggoreskan manga esai autobiografi tentang hidupnya.