Beritagosip.com – Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 420 karyawan dalam dua bulan terakhir. PHK ini menambah sorotan pada persaingan ketat industri e-commerce Indonesia.
Mengutip CNBC Indonesia, pada Agustus sekitar 240 karyawan terdampak, sementara pada Juli sebanyak 180 karyawan lebih dulu dipangkas. PHK terjadi di sejumlah divisi seperti teknologi informasi (IT), customer care, tim pemenuhan pesanan, hingga gudang.
CNNIndonesia melaporkan, pihak Tokopedia melalui Communications Senior Lead Tokopedia and TikTok E-Commerce, Rizky Juanita Azuz, belum memberikan respons terkait kabar PHK ini.
Persaingan antar-e-commerce di Indonesia semakin ketat usai Tokopedia resmi diakuisisi TikTok. Namun, posisi teratas masih dikuasai Shopee. Survei APJII Profil Internet Indonesia 2025 menyebut Shopee diakses 53,22 persen pengguna internet Indonesia, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya.
TikTok Shop berada di posisi kedua dengan 27,37 persen, sementara Tokopedia hanya mencatat 9,57 persen. Lazada dan Blibli justru mengalami penurunan pengguna pada tahun ini.
Shopee mendominasi hampir semua kelompok usia, mulai dari Gen Z hingga Baby Boomers. Sementara itu, Tokopedia lebih banyak digunakan oleh Baby Boomers sebesar 13,26 persen.
Menurut Momentum Works, nilai transaksi e-commerce di Asia Tenggara pada 2023 mencapai US$ 114,6 miliar, dengan Indonesia berkontribusi 46,9 persen atau setara Rp 867 triliun. Shopee memimpin dengan pangsa pasar 40 persen, disusul Tokopedia 30 persen, Bukalapak 11 persen, dan TikTok Shop 9 persen.
Tokopedia PHK 420 karyawan mencerminkan tantangan besar yang dihadapi platform ini dalam mempertahankan posisi di tengah dominasi Shopee dan pertumbuhan cepat TikTok Shop.