Beritagosip.com – Israel bombardir Doha Qatar pada Selasa (9/9) dengan melancarkan serangan udara yang diklaim menargetkan pemimpin senior Hamas. Seorang pejabat Israel mengatakan kepada media Hebrew, dikutip Times of Israel, bahwa operasi ini bertujuan membunuh bos Hamas yang bermarkas di ibu kota Qatar tersebut.
Sejumlah gambar di media sosial memperlihatkan asap membumbung tinggi di beberapa titik Doha. Laporan Al Jazeera dan AFP juga mengonfirmasi serangan udara ini. Militer Israel melalui pernyataan resmi membenarkan telah melakukan serangan presisi, meskipun tanpa menyebut identitas target atau lokasi pasti.
Al Jazeera melaporkan negosiator Hamas termasuk dalam sasaran serangan. Insiden ini terjadi saat delegasi Hamas tengah membahas proposal gencatan senjata di Gaza yang digagas Amerika Serikat.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al Ansari, mengecam keras serangan tersebut. Ia menyebut Israel telah melakukan serangan pengecut yang berlangsung dekat permukiman warga sipil, menghancurkan sejumlah bangunan, termasuk tempat tinggal anggota biro politik Hamas.
Ansari menegaskan bahwa serangan ini merupakan pelanggaran nyata hukum internasional dan ancaman serius bagi keamanan Qatar maupun warganya. Ia menambahkan Qatar tidak akan menoleransi tindakan sembrono Israel yang merusak stabilitas kawasan. Pemerintah Qatar menyatakan investigasi atas insiden ini sedang berlangsung di tingkat tertinggi.
Sebagian besar petinggi Hamas sebelumnya sudah dibunuh Israel sejak agresi brutal di Gaza pada Oktober 2013. Meski Hamas memiliki kantor perwakilan di Qatar, sebagian petingginya di sana jarang menjadi target Tel Aviv. Qatar bersama Mesir selama ini berperan sebagai mediator gencatan senjata Israel-Hamas, namun serangan terbaru Israel ke Doha Qatar diyakini bakal memperburuk eskalasi regional.