Beritagosip.com – Proses konstruksi Gedung Mahkamah Konstitusi yang berlokasi di Ibu Kota Nusantara terus mengalami kemajuan signifikan sejalan dengan ekspansi kawasan yudikatif di kompleks pemerintahan utama.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengungkapkan update terkini saat menyambut kunjungan delegasi Mahkamah Konstitusi yang dipimpin Hakim Arsul Sani beserta Heru Setiawan, Sekretaris Jenderal MK, ke zona KIPP Nusantara pada Sabtu (1/8). Hingga tanggal 29 Juli 2026, capaian fisik infrastruktur gedung telah mencapai target 12,41 persen.
Dalam kesempatan tersebut, Basuki menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan menggunakan momentum untuk melaporkan kemajuan proyek infrastruktur serta pembangunan sosial kemasyarakatan. Dia juga mengucapkan terima kasih mengingat putusan Mahkamah Konstitusi yang terus memberikan penguatan untuk melanjutkan proyek ambisius Ibu Kota Nusantara.
Di wilayah yudikatif, rata-rata pencapaian konstruksi gedung-gedung telah menyentuh angka 11,8 persen. Sementara untuk pembangunan jaringan jalan di area yang sama, progresnya lebih maju mencapai 27,6 persen dengan total panjang mencapai 7,8 kilometer.
Khusus untuk struktur MK dan Komisi Yudisial, pencapaian fisik rata-rata menunjukkan angka 12,41 persen pada periode pelaporan akhir Juli 2026. Desain Gedung MK mengalokasikan luas total sekitar 44.691 meter persegi dengan sejumlah fasilitas unggulan. Fasilitas tersebut mencakup ruang sidang pleno yang dapat menampung 400 peserta, area rapat permusyawaratan para hakim, zona kerja lembaga, dan beragam ruang pendukung lainnya.
Dalam dialog dengan press, Hakim Arsul menyatakan bahwa kunjungan lapangan dilaksanakan dengan tujuan mengamati langsung perkembangan fase konstruksi Gedung MK di kawasan yudikatif IKN. Penjelasan komprehensif dari tim OIKN mengenai status proyek membuat pihak MK semakin yakin bahwa pelaksanaan konstruksi masih sesuai dengan kronologi waktu yang telah disepakati.
Rombongan dari Mahkamah Konstitusi, beserta staf kesekjenan, dan diwakili oleh para hakim konstitusi, berhasil melihat secara langsung evolusi pembangunan struktur MK di kawasan yudikatif. Tim OIKN memberikan uraian lengkap dan jelas mengenai progres yang telah diraih, memunculkan optimisme bahwa sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, fase konstruksi akan selesai tepat waktu.
Setelah sesi penyajian data, delegasi melakukan inspeksi lapangan di lokasi pembangunan zona yudikatif dan legislatif di KIPP Nusantara. Acara tersebut dilengkapi dengan ritual penanaman pohon di lahan Plaza Yudikatif.
Arsul mengekspresikan harapan agar Ibu Kota Nusantara, terutama zona yudikatif yang akan menjadi lokasi berdirinya Gedung MK, dapat diselesaikan sesuai dengan timeline yang telah dirancang. Dia menegaskan bahwa Ibu Kota Nusantara adalah ibu kota bersama yang harus berhasil dan terselesaikan mengikuti arahan Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan. Dengan kepercayaan penuh pada kepemimpinan Basuki Hadimuljono, dia yakin proyek tersebut akan tuntas dengan baik.