Beritagosip.com – Pangeran Harry menegaskan perdamaian Harry William adalah hal yang paling penting baginya. Setelah bertahun-tahun perang dingin, ia ingin berbaikan dengan sang kakak.
Harapan itu Harry sampaikan dalam wawancara dengan majalah GQ yang rilis Selasa (20/10). Namun, ia menyadari ada pihak-pihak yang justru tidak menginginkan perdamaian itu terjadi.
Menurut Harry, perbedaan pendapat atau perselisihan dalam keluarga adalah hal biasa, termasuk yang ia alami.
“Orang mungkin melihat kami dan bertanya-tanya, ‘Bagaimana kalian akan menyelesaikannya?’ Dan mungkin, dengan melihat bagaimana kami berupaya menyelesaikannya, mereka bisa terbantu dalam mencari jalan keluar untuk masalah mereka sendiri,” kata Harry.
“Tapi ada juga orang yang justru tidak menginginkan masalah itu selesai. Namun, saya pribadi ingin semuanya membaik. Tentu saja saya menginginkannya,” paparnya.
“Terlepas dari segala hal lain yang sedang terjadi di dunia, yang terpenting adalah melakukan rekonsiliasi. Itulah poin utamanya,” lanjutnya.
Penulis memoar Spare itu juga mengajak semua orang melepaskan masa lalu demi memperbaiki keretakan hubungan keluarga.
“Luka mungkin akan membekas selamanya. Namun, bagaimana cara Anda memandang dan menyikapi peristiwa-peristiwa yang telah terjadi-dengan melepaskan masa lalu-adalah sesuatu yang saya sarankan untuk dilakukan oleh siapa pun,” kata Harry.
“Namun, menurut saya, sudah ada cukup banyak drama di dunia ini maupun dalam kehidupan orang-orang, sehingga tidak perlu lagi menambah beban dengan terus memelihara konflik dalam keluarga,” papar Harry.
Hubungan Harry dengan William serta kakak iparnya, Kate Middleton, merenggang sejak ia mengkritik keras keluarga kerajaan dalam memoar Spare pada 2023.
Selain lewat buku yang terjual jutaan kopi itu, Harry membongkar konflik internal keluarganya dalam wawancara dengan Oprah pada 2021 dan dokumenter Netflix pada 2022 bersama Meghan Markle.
Di antara tuduhannya, Harry menyebut William pernah membantingnya ke lantai saat pertengkaran pada 2019 soal Markle. Ia juga menuding William menyebut aktris serial Suits itu “kasar” dan Middleton bersikap “dingin” pada Markle.
Dalam Spare, Harry bahkan menuding William dan Middleton mendorongnya mengenakan kostum Nazi ke sebuah pesta pada 2005.