Beritagosip.com – Fan meeting Gong Yoo bertajuk The Long Take di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (17/10), ibarat mesin diesel yang butuh waktu untuk panas. Ini fan meeting perdananya di Jakarta, dan awalnya terasa canggung. Sang aktor tampak masih meraba ritme di panggung yang asing baginya.
Namun, proses mencairnya suasana justru menjadi daya tarik utama. Gong Yoo juga tak sepenuhnya salah atas start yang lambat. Earphone-nya sempat bermasalah di menit awal, padahal ia butuh terjemahan real-time untuk berinteraksi.
Indra Herlambang jaga suasana
Beruntung, pembawa acara Indra Herlambang berhasil menghidupkan suasana lewat kelakar dan responsnya. Ia mengisi jeda dan mencairkan kekakuan. Sayangnya, naskah bincang-bincang terasa usang karena banyak menggali karier Gong Yoo sejak 2001 dan cerita di balik layar lawas. Akibatnya, jawaban sang aktor sesekali terasa datar.
Sesi permainan jadi titik balik
Suasana berubah saat sesi permainan. Gong Yoo tampil lebih lepas, ekspresif, dan nyaman. Ia bermain serius, tetapi justru terlihat lucu. Bahkan, ia tak sungkan memperlihatkan sisi konyolnya.
Celotehannya memangkas jarak panggung dengan area penonton yang malam itu tak sepenuhnya padat. Hadiah personal, termasuk kamera film yang sebagian isinya ia potret sendiri, menambah keintiman.
Catatan penyelenggaraan
Promotor Three Mountains Ave menyediakan area makanan, mini lounge, dan salon untuk penggemar yang menunggu. Namun, pengelolaan logistik kurang rapi. Toilet pria diubah menjadi toilet wanita, sehingga antrean penonton pria terbengkalai. Selain itu, banyak botol minum disita di gerbang tanpa kejelasan akses air minum di dalam arena.
Pada akhirnya, kekuatan acara ini terletak pada prosesnya menjadi lebih cair. Tiga jam itu membuktikan bahwa kehangatan fan meeting tak selalu lahir dari rangkaian sempurna. Momen ketika sang bintang kikuk, lalu tertawa dan bertingkah konyol bersama penggemar, justru paling membekas.