Beritagosip.com – Konflik antara Iran dan Israel kembali memanas. Rudal-rudal canggih milik Teheran dilaporkan menghujani wilayah Israel sejak pekan lalu. Meski sistem pertahanan Iron Dome milik Israel masih aktif, laporan intelijen menyebutkan sistem itu mulai kewalahan menghadapi serangan masif.
Jarak antara Iran dan Israel yang berkisar 1.500 hingga 2.000 km memungkinkan rudal-rudal balistik berkecepatan tinggi menempuh perjalanan dalam waktu yang sangat singkat. Dengan kecepatan Mach 5 atau sekitar 6.200 km/jam, rudal bisa mencapai Israel hanya dalam 12 hingga 15 menit — bahkan lebih cepat jika peluncuran dilakukan dari wilayah yang lebih dekat.
Yang paling mengejutkan dunia adalah penggunaan rudal hipersonik Fattah generasi kedua dan ketiga oleh Korps Garda Revolusi Iran (IRGC). Rudal ini mampu melaju hingga 16.000 km/jam dan membobol radar pertahanan udara canggih Hetz PRK milik Israel. IRGC mengklaim bahwa ini adalah pertama kalinya sistem tersebut berhasil ditembus secara akurat.
Pada tahun 2024, rudal Fattah pernah melesat menembus pertahanan Iron Dome hanya dalam waktu 11 menit. Al Jazeera mencatat, kecepatan Mach 5 setara lima kali kecepatan suara — dan Fattah lebih cepat dari itu. Model lain seperti Sejjil mampu menjangkau 2.500 km, dan Kheibar menjangkau hingga 2.000 km, menjadikan seluruh wilayah Israel dalam jangkauan serangan.
Sumber Washington Post mengungkapkan bahwa stok rudal pencegat Israel makin menipis, memaksa mereka memilih target yang akan dihadang. “Sistem kewalahan,” ujar sumber intelijen tersebut.
Menariknya, meskipun ratusan rudal ditembakkan, Iran menegaskan tak satu pun diarahkan ke warga sipil. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa serangan hanya menargetkan markas intelijen, komando, dan fasilitas militer vital Israel.