Beritagosip.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan bahwa pemerintah telah menyiapkan pengganti bagi 140 guru Sekolah Rakyat yang mengundurkan diri. Ia menyebut bahwa jumlah pengganti yang siap mengisi kekosongan sudah lebih dari cukup.
“Dalam perjalanannya, ada sekitar 140 yang mengundurkan diri dari berbagai titik sekolah. Tapi di belakangnya sudah banyak yang siap menggantikan,” ujar Gus Ipul di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (29/7/2025).
Menurutnya, para guru yang mundur umumnya memiliki alasan jarak domisili yang terlalu jauh dari lokasi penugasan. Namun, kondisi ini tidak mengganggu operasional sekolah karena telah disiapkan cadangan guru dari hasil seleksi nasional.
Gus Ipul menjelaskan bahwa lebih dari 50.000 guru yang telah menyelesaikan Pendidikan Profesi Guru (PPG) masih belum mendapatkan penempatan. Mereka telah melalui proses seleksi ketat oleh Satgas Seleksi Guru yang dibentuk oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
“Sehingga Insya Allah yang mundur itu kita hormati. Tapi penggantinya sudah tersedia,” tegasnya.
Sejauh ini, sekitar 1.400 guru sudah ditempatkan di 67 titik Sekolah Rakyat yang beroperasi sejak 14 Juli 2025. Tambahan 37 titik sekolah akan aktif pada Agustus, disusul 50 titik lagi pada September, yang akan melibatkan total 800 guru.
Para guru yang ditugaskan memiliki status sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sementara kepala sekolah dipegang oleh ASN.
“Untuk kepala sekolahnya ASN, gurunya PPPK dari hasil seleksi Satgas Rekrutmen Guru,” jelas Gus Ipul.
Saat ini, proses pembelajaran formal di Sekolah Rakyat masih dalam tahap pengenalan lingkungan. Selama dua minggu pertama, guru, murid, dan tenaga kependidikan menjalani masa matrikulasi.
“Kurikulum dan perangkat pembelajaran sudah disiapkan Satgas. Pembelajaran formal akan dimulai setelah masa matrikulasi selesai,” tandasnya.