Beritagosip.com – Kucing dikenal sebagai hewan yang lincah dan atletis, sehingga tak heran jika mereka senang memanjat ke tempat-tempat tinggi, termasuk pohon. Namun, meski ahli naik, banyak kucing justru kesulitan saat harus turun.
Menurut Katenna Jones, konsultan perilaku kucing dan ahli perilaku hewan terapan bersertifikat dari Rhode Island, Amerika Serikat, kucing adalah makhluk yang kompleks. Mereka bisa menjadi predator bagi makhluk kecil, tetapi juga tetap rentan terhadap ancaman yang lebih besar.
“Sebagai pemburu terampil, kucing mungkin mengejar mangsanya ke atas pohon tanpa berpikir panjang tentang cara turun,” jelas Jones. Selain itu, kata dia, pohon juga menjadi tempat pelarian instingtif saat kucing merasa terancam. “Pohon menawarkan keamanan dan titik pengamatan yang strategis,” tambahnya.
Namun, tak semua perilaku itu berkaitan dengan insting bertahan hidup. “Kadang kucing memanjat hanya karena bisa, atau karena itu menyenangkan,” ujar Jones.
Masalah muncul saat kucing harus turun. Menurut Susan Bulanda, etolog hewan dan pelatih tim SAR dari Maryland, gerakan menuruni pohon tidak alami bagi kucing. Koordinasi antara kaki depan dan belakang saat bergerak mundur bisa sangat menyulitkan mereka.
“Kucing lebih suka melompat dari tempat tinggi ketimbang menapaki turun,” terang Bulanda. Sayangnya, tinggi pohon sering kali terlalu ekstrem untuk dilompati, membuat kucing terjebak di atasnya.
Dr. Myrna Milani, seorang dokter hewan dan konsultan dari New Hampshire, menambahkan bahwa tidak semua kasus kucing di atas pohon terjadi karena ketidakmampuan turun. “Kadang mereka terlalu takut—entah karena dikejar atau lingkungan luar yang asing,” katanya.
Dr. Milani juga memperingatkan bahwa kucing rumahan yang telah dicabut cakarnya memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami masalah saat naik dan turun pohon. Tanpa cakar, mereka kehilangan alat penting untuk mencengkeram dan menyeimbangkan diri.