Beritagosip.com – Demo Buruh DPR Tagih Janji Prabowo menjadi sorotan pada 28 Agustus 2025. Ribuan massa buruh mendesak realisasi janji terkait outsourcing dan upah minimum.
Ketua Partai Buruh Said Iqbal menyatakan, kebijakan pemerintah mengenai pekerja alih daya belum sesuai komitmen Presiden Prabowo Subianto. Upah minimum pun belum menyesuaikan inflasi dan pertumbuhan ekonomi.
Jumlah massa aksi mencapai 4.000–5.000 orang dari Jabodetabek dan Karawang. Aksi serentak juga berlangsung di Bandung, Serang, Surabaya, Semarang, Batam, Medan, Lampung, Makassar, Morowali, Banjarmasin, Ternate, Ambon, Kupang, dan Lombok.
Demo ini diikuti Partai Buruh bersama Koalisi Serikat Pekerja yang berisi 74 elemen buruh dan rakyat. KSPI, Serikat Petani, serta BEM mahasiswa turut bergabung.
Said menegaskan aksi berlangsung damai dan anti kekerasan. Tujuan utama adalah menyampaikan aspirasi buruh langsung ke DPR RI.
Enam isu utama yang mereka bawa meliputi penghapusan outsourcing, penolakan upah murah, penghentian PHK, reformasi pajak, penyelesaian korupsi Kemenaker, dan pemilu bersih.
Menurut Said, keputusan MK nomor 168 tahun 2024 terkait pekerja alih daya harus segera dilaksanakan. Ia juga menuntut kenaikan upah minimum 8,5 persen sesuai inflasi serta pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, Partai Buruh mendesak reformasi pajak agar buruh tidak terbebani. Mereka juga meminta RUU perampasan aset segera dibentuk untuk mencegah korupsi.
Said mengingatkan pentingnya pemilu bersih demi menghasilkan pemimpin berintegritas. Ia mengapresiasi peran mahasiswa dan pelajar dalam aksi ini.
Partai Buruh membuka opsi mogok nasional jika DPR tidak merespons tuntutan. Mogok bisa melibatkan jutaan buruh dan menghentikan produksi di seluruh Indonesia.
Demo 28 Agustus 2025 dikawal Garda Metal serta aparat keamanan. Hingga pukul 10.30 WIB, massa buruh terus berdatangan ke Gedung DPR RI.