Beritagosip.com – Usai Indonesia, Nepal, dan Prancis, gelombang demo Gen Z kini menular ke Peru. Ratusan warga Gen Z turun ke jalan memprotes praktik korupsi, maraknya geng kriminal, serta reformasi dana pensiun pada Minggu (21/9).
Aksi ini disambut represif oleh aparat. Polisi menembakkan gas air mata ke kerumunan, menyebabkan kerusuhan dan melukai sedikitnya 18 orang. Hingga kini, jumlah pasti warga yang ditangkap belum diumumkan.
Pada Minggu (21/9) malam, situasi kian panas. Sekelompok orang melempar batu dan bom molotov ke arah polisi. Aparat membalas dengan tembakan gas air mata.
Pelajar berusia 18 tahun, Jonatan Esquen, menyebut protes tersebut sebagai kebangkitan warga Peru. “Orang akhirnya sadar, kamu muda aktif di media sosial dan politik,” kata Esquen dikutip AFP.
Warga lain, Xiomi Aguilar, menegaskan kekecewaannya. Ia menyebut partai politik di negaranya sebagai mafia. “Saya sangat marah. Saya merasa benar-benar disesatkan oleh pemerintah ini dan Kongres yang melayani partai-partai politik,” ujarnya.
Sehari sebelumnya, warga juga berdemonstrasi di sekitar gedung kepresidenan dan parlemen. Polisi menanggapi dengan tindakan keras.
Cesar Zamalloa, jurnalis foto Hildebrandt En Sus Trece, mengatakan polisi menembakkan peluru langsung ke tubuh warga. “Saat itu saya merasakan benturan di kaki dan pinggul,” ungkapnya.
Asosiasi Jurnalis Nasional Peru (ANP) melaporkan enam jurnalis terkena peluru aparat saat meliput protes. Video di media sosial juga memperlihatkan seorang pengunjuk rasa terluka diduga akibat tembakan polisi.
Gelombang protes Gen Z Peru dipicu pengesahan undang-undang baru. Legislator mewajibkan warga dewasa ikut dana pensiun swasta, meski ekonomi negara sedang melemah.
Sebenarnya, Peru sudah bergolak berbulan-bulan karena kejahatan terorganisir dan pemerasan. Namun, protes terbaru ini meluas karena inspirasi dari gerakan serupa di Indonesia, Nepal, Prancis, hingga Filipina.
Di Filipina, demonstrasi Gen Z juga ricuh. Aparat menembakkan gas air mata dan menangkap puluhan remaja untuk membubarkan massa.