Beritagosip.com Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (11/2/2026). Penguatan indeks tercatat sebesar 37,622 poin atau setara 0,46 persen menuju level 8.169,361. Kondisi ini mencerminkan sentimen positif dalam perdagangan IHSG hari ini sejak pembukaan bursa.
Mengacu pada data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka menguat dari posisi awal 8.152,785. Pergerakan IHSG kemudian mencapai titik tertinggi harian di level 8.176,740. Sementara itu, level terendah pada sesi pagi tercatat di posisi 8.148,247.
Aktivitas transaksi menunjukkan dinamika yang aktif. Volume perdagangan tercatat mencapai 2,790 miliar saham. Nilai transaksi yang terjadi menyentuh Rp 1,517 triliun. Frekuensi transaksi juga terbilang tinggi dengan total 213.367 kali perdagangan.
Dari sisi pergerakan saham, mayoritas emiten bergerak di zona hijau. Sebanyak 380 saham mengalami penguatan. Di sisi lain, 158 saham melemah, sedangkan 161 saham bergerak stagnan. Data tersebut memperkuat gambaran bahwa perdagangan IHSG hari ini masih berada dalam jalur positif.
Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia turut mencatatkan peningkatan. Nilainya mencapai Rp 14.876,169 triliun seiring dengan pergerakan IHSG yang cenderung menguat sejak awal sesi.
Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai IHSG masih memiliki peluang untuk melanjutkan kenaikan. Dalam analisis IHSG terbarunya, ia memproyeksikan indeks berpotensi bergerak ke rentang 8.264 hingga 8.440. Menurutnya, kondisi terbaik menunjukkan penguatan lanjutan sebagai bagian dari wave (c) dari wave [x].
Meskipun demikian, kewaspadaan tetap diperlukan. Potensi koreksi jangka pendek masih membayangi pergerakan IHSG. Pada skenario alternatif, indeks diperkirakan dapat mengalami penurunan terlebih dahulu menuju area 7.922 hingga 8.006. Fase tersebut dinilai sebagai pembentukan wave (b) dalam pola triangle sebelum arah berikutnya terbentuk.
Dari sisi teknikal, level support IHSG berada pada kisaran 7.712 dan 7.547. Area tersebut menjadi batas bawah yang perlu diperhatikan pelaku pasar. Sementara itu, resistance terdekat terpantau di level 8.214 dan 8.354 sebagai area penahan laju kenaikan.
Sejalan dengan pandangan tersebut, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menilai IHSG menguat terbatas. Ia memproyeksikan pergerakan IHSG berada dalam rentang support dan resistance 7.800 hingga 8.320, mencerminkan ruang kenaikan yang masih terjaga namun dengan volatilitas yang patut dicermati.