Beritagosip.com Konsulat Rusia di Isfahan mengalami kerusakan setelah serangan udara terjadi di kota tersebut. Insiden ini berlangsung di tengah konflik Iran vs AS-Israel yang terus memanas sejak beberapa waktu terakhir.
Serangan udara di Isfahan terjadi pada Minggu (8/3). Dampaknya terasa hingga area konsulat Rusia di Isfahan yang berada dekat kantor pemerintahan provinsi setempat.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menyampaikan kecaman atas insiden tersebut. Ia menilai kerusakan konsulat Rusia merupakan pelanggaran terhadap konvensi internasional yang melindungi fasilitas diplomatik.
Menurut Zakharova, semua pihak harus menghormati perlindungan terhadap situs diplomatik. Ia menekankan bahwa keutuhan fasilitas diplomatik wajib dijaga meskipun konflik bersenjata sedang berlangsung.
Dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan melalui situs Kementerian Luar Negeri Rusia pada Selasa (10/3), Zakharova menjelaskan kronologi insiden tersebut. Pernyataan itu juga mengungkap kondisi kerusakan konsulat Rusia di Isfahan setelah serangan terjadi.
Pada 8 Maret di kota Isfahan, serangan udara menargetkan kantor pemerintahan provinsi yang berada di dekat lokasi konsulat Rusia. Gelombang ledakan dari serangan udara di Isfahan kemudian merusak beberapa bagian bangunan konsulat.
Jendela di gedung kantor serta apartemen tempat tinggal staf konsulat Rusia pecah akibat dampak ledakan. Beberapa pegawai juga terpental karena tekanan gelombang dari serangan tersebut.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka serius dalam insiden tersebut. Kondisi ini disampaikan langsung oleh Zakharova dalam pernyataan resmi pemerintah Rusia.
Kerusakan konsulat Rusia terjadi ketika perang Iran AS Israel telah memasuki pekan kedua. Konflik Iran vs AS-Israel tersebut hingga kini belum menunjukkan tanda mereda.
Pemerintah Iran menolak membuka negosiasi dengan Amerika Serikat. Situasi ini membuat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah terus meningkat.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahkan menyatakan siap memberikan respons yang lebih keras jika Teheran tidak mengikuti tuntutan Washington. Pernyataan tersebut memperkuat tensi dalam konflik Iran vs AS-Israel.
Trump juga mempertimbangkan opsi operasi militer darat. Operasi ini disebut bertujuan mengambil cadangan uranium milik Iran.
Sejumlah pejabat Amerika Serikat menjelaskan bahwa rencana tersebut belum menjadi keputusan final. Meski demikian, opsi militer tetap dibahas sebagai bagian dari strategi dalam perang Iran AS Israel.
Laporan dari Anadolu Agency menyebut para ahli militer Amerika Serikat menilai operasi tersebut harus disiapkan dengan sangat matang. Mereka menekankan pentingnya perencanaan detail dalam setiap tahap operasi.
Para ahli juga menyatakan bahwa pengamanan material radioaktif harus menjadi prioritas utama. Proses pemindahan cadangan uranium Iran perlu dilakukan secara aman untuk menghindari risiko bahaya radiasi.