Beritagosip.com Israel Iran perang dipastikan akan berlanjut hingga April mendatang. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah menyiapkan strategi untuk memperpanjang konflik Israel Iran dalam beberapa pekan ke depan.
Juru bicara IDF, Brigjen Effie Defrin, menyampaikan bahwa militer Tel Aviv akan terus menjalankan operasi terhadap ribuan target militer Iran. Perang Israel Iran direncanakan berlangsung setidaknya selama tiga minggu ke depan.
Ia menjelaskan bahwa operasi tersebut telah disusun hingga periode hari raya Paskah Yahudi. Dalam pelaksanaannya, Israel lawan Iran dilakukan dengan koordinasi bersama Amerika Serikat.
Selain rencana jangka pendek, IDF juga telah menyiapkan langkah lanjutan setelah konflik Israel Iran dihentikan. Strategi tersebut mencakup pengawasan dan tindakan lanjutan terhadap ancaman yang masih tersisa.
Target utama dalam Israel Iran perang adalah melemahkan kekuatan Iran secara signifikan. Fokus utama diarahkan pada kemampuan produksi dan peluncuran rudal milik Teheran.
Sejumlah pejabat Israel menyatakan bahwa konflik Israel Iran kali ini berbeda dibandingkan sebelumnya. Pada periode sebelumnya, operasi hanya difokuskan pada ancaman nuklir yang dianggap mendesak.
Kini, Israel lawan Iran bertujuan menghilangkan ancaman strategis secara menyeluruh. Target militer Iran mencakup berbagai sektor penting dalam industri pertahanan negara tersebut.
IDF disebut mengincar fasilitas yang berkaitan dengan rudal balistik, sistem pertahanan udara, hingga teknologi militer lainnya. Selain itu, kemampuan siber dan satelit pengintaian juga termasuk dalam sasaran.
Industri pertahanan Iran diketahui memproduksi berbagai komponen penting. Hal ini menjadikan target militer Iran semakin luas dalam konflik yang berlangsung.
Menurut laporan militer, lebih dari 1.700 aset industri pertahanan Iran telah mengalami kerusakan. Dalam Israel Iran perang ini, jumlah korban di pihak Iran diperkirakan mencapai 4.000 hingga 5.000 personel militer.