Beritagosip.com Banjir Pamulang melanda sejumlah kawasan di Tangerang Selatan akibat hujan berintensitas tinggi pada Sabtu (4/4).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah mencatat sedikitnya 10 titik terdampak banjir di berbagai kecamatan. Sebagian besar genangan terjadi di wilayah Pamulang.
Menurut keterangan Komandan Peleton Satgas BPBD, Dian Wiryawan, tujuh titik banjir berada di kawasan Pamulang. Hal ini menunjukkan tingginya dampak banjir Pamulang di area permukiman warga.
Genangan terparah terjadi di Perumahan Bukit Pamulang Indah RW 04, Pamulang Timur. Ketinggian air mencapai 30 hingga 100 sentimeter dan berdampak pada sekitar 300 rumah.
Banjir juga merendam kawasan Ketapang Blok N Pamulang Permai RT 006 RW 05, Pamulang Barat, dengan tinggi air berkisar 50 hingga 100 sentimeter.
Di Jalan Akasia 1 Blok AC, Pamulang Barat, ketinggian air mencapai sekitar 90 sentimeter dan berdampak pada 25 warga.
Selain itu, Perumahan Lembah Pinus di Pamulang Barat turut terdampak. Genangan setinggi 30 hingga 60 sentimeter memengaruhi sekitar 130 kepala keluarga.
BPBD juga mencatat beberapa titik banjir lain di kawasan Banten dengan ketinggian air berkisar antara 25 hingga 40 sentimeter.
Tidak hanya banjir, sembilan kejadian tanah longsor juga dilaporkan di sejumlah lokasi. Salah satunya terjadi di Jalan Sengkol, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, yang mengganggu akses jalan warga.
Longsor juga terjadi di kawasan Perum BSR, Kelurahan Buaran, Serpong, dan berdampak pada bagian pinggir tiga rumah warga.
BPBD Tangerang Selatan bersama instansi terkait masih memantau kondisi di lapangan hingga Sabtu malam. Perahu karet telah disiagakan untuk mengantisipasi evakuasi jika ketinggian air meningkat.
Selain itu, bantuan bahan pangan mulai didistribusikan kepada warga terdampak sebagai bagian dari penanganan darurat banjir Pamulang.