Beritagosip.com Ukraina bombardir kilang minyak Rusia dalam serangan yang terjadi pada Sabtu (18/4) dini hari waktu setempat. Sejumlah fasilitas energi dilaporkan menjadi target dalam operasi tersebut yang berlangsung hanya beberapa jam setelah dispensasi minyak AS kembali diberikan kepada Rusia.
Serangan drone Ukraina menyasar beberapa lokasi strategis, termasuk kilang minyak di Novokuybyshevsk dan Syzran di wilayah Samara. Selain itu, fasilitas energi Rusia lain seperti terminal minyak Tikhoretsk di Krasnodar, pelabuhan Vysotsk di Laut Baltik, serta depot minyak di Sevastopol, Krimea juga ikut diserang.
Dispensasi minyak AS dikeluarkan untuk memungkinkan Rusia tetap menjual minyak meskipun masih berada di bawah sanksi. Kebijakan ini diambil di tengah meningkatnya harga minyak global yang dipengaruhi dinamika konflik internasional.
Pemerintah Rusia tidak mengonfirmasi langsung adanya serangan tersebut. Namun, Kementerian Pertahanan menyatakan bahwa ratusan drone berhasil dicegat dalam satu malam, sebagai bagian dari upaya pertahanan udara.
Sejumlah pejabat daerah Rusia melaporkan dampak dari serangan drone Ukraina. Fasilitas industri di wilayah Samara disebut terdampak, sementara kebakaran terjadi di depot minyak Tikhoretsk yang memerlukan penanganan intensif dari tim darurat.
Kebakaran juga dilaporkan terjadi di pelabuhan Vysotsk akibat serangan tersebut, meskipun berhasil dipadamkan. Penanganan darurat dilakukan dengan melibatkan ratusan personel dan berbagai peralatan untuk mengendalikan situasi.
Serangan ini disebut sebagai respons terhadap kebijakan dispensasi minyak AS yang memungkinkan pengiriman minyak Rusia melalui jalur laut hingga pertengahan Mei. Langkah tersebut dinilai berdampak pada stabilitas pasar energi global.
Pendapatan energi Rusia dilaporkan mengalami peningkatan signifikan. Data menunjukkan lonjakan pendapatan hingga hampir dua kali lipat dalam satu bulan, yang didorong oleh kenaikan harga minyak serta kebijakan yang mendukung ekspor energi.