Beritagosip.com Trump tagih Korsel bantu hadapi Iran di Selat Hormuz setelah ketegangan meningkat. Situasi memanas sejak konflik dengan Amerika Serikat pecah pada 28 Februari.
Donald Trump menuntut Korea Selatan agar berperan lebih besar. Ia menilai dukungan Seoul diperlukan dalam menghadapi Iran di kawasan Selat Hormuz.
Trump menyatakan Iran telah melakukan beberapa serangan terhadap kapal di Selat Hormuz. Serangan itu disebut menyebabkan kerusakan terbatas, termasuk pada kapal Korea Selatan.
“Iran telah melakukan beberapa serangan terhadap negara-negara yang tidak terkait dalam pergerakan kapal, PROJECT FREEDOM, termasuk kapal kargo Korea Selatan. Mungkin sudah saatnya Korea Selatan bergabung dalam misi ini!” tulis Trump di Truth Social.
“Selain kapal Korea Selatan tersebut, hingga saat ini tidak ada kerusakan lain di Selat itu,” lanjutnya seperti dikutip AFP.
Trump juga mengklaim pasukan AS telah menembak jatuh tujuh kapal militer kecil milik Iran. Pernyataan itu berbeda dengan keterangan sebelumnya dari pejabat militer AS.
Seorang laksamana AS menyebut enam kapal telah dihancurkan. Namun, pihak Teheran membantah adanya kapal yang ditenggelamkan.
Trump tagih Korsel bantu hadapi Iran di Selat Hormuz terjadi saat situasi makin tegang. Gencatan senjata antara AS dan Iran sejak 8 April kini terancam runtuh.
Ketika ditanya soal status gencatan senjata, Trump tidak memberi jawaban pasti. Ia menghindari penegasan apakah kesepakatan masih berlaku.
“Saya tidak bisa memberi tahu Anda soal itu,” ujar Trump seperti dikutip CNN.
“Jika saya menjawab, Anda akan menilai saya tidak cukup pintar untuk menjadi presiden,” tambahnya.