Beritagosip.com Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengemukakan gagasannya mengenai Kanada negara bagian ke-51 Amerika Serikat. Pernyataan tersebut muncul dalam unggahan terbaru di platform Truth Social pada Selasa (2/6).
Donald Trump memberikan komentar terhadap sebuah artikel Bloomberg yang membahas kondisi resesi teknis Kanada. Dalam unggahannya, Trump hanya menuliskan kalimat singkat, “Negara Bagian ke-51!”, yang kembali memicu perhatian publik terkait pandangannya terhadap Kanada.
Laporan Bloomberg menyebutkan bahwa Kanada sedang memasuki fase resesi teknis Kanada setelah produk domestik bruto (PDB) negara tersebut mengalami penurunan selama dua kuartal berturut-turut dalam perhitungan tahunan.
Meski demikian, Bank Sentral Kanada telah mengingatkan masyarakat agar tidak terlalu terpaku pada angka-angka tersebut. Otoritas moneter negara itu menilai kondisi ekonomi harus dilihat secara menyeluruh dan tidak hanya berdasarkan indikator tertentu.
Pernyataan terbaru dari Donald Trump ini bukanlah yang pertama. Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Trump juga pernah menyampaikan keinginannya agar Kanada menjadi bagian dari Amerika Serikat sebagai negara bagian ke-51.
Komentar tersebut muncul hanya beberapa hari setelah Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menyampaikan harapannya untuk membangun kemitraan baru dengan Amerika Serikat di tengah perubahan dinamika global.
Menurut Mark Carney, dunia saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan yang membuat hubungan antarnegara menjadi semakin kompleks. Namun, ia menegaskan bahwa kekuatan dapat ditemukan melalui kerja sama dan persatuan antarnegara mitra.
Carney juga menyinggung berbagai perjanjian perdagangan internasional yang telah dijalin Kanada dengan sejumlah negara. Menurutnya, langkah tersebut bertujuan untuk memperkuat posisi strategis Kanada di tengah ketidakpastian global.
“Tujuan utama kami di seluruh kemitraan ini adalah untuk meningkatkan otonomi strategis kami. Karena kita hidup di dunia di mana integrasi telah dijadikan senjata,” ujar Carney seperti dikutip Time.
Meski terdapat sejumlah perbedaan pandangan dalam hubungan bilateral, Mark Carney menilai Kanada dan Amerika Serikat tetap memiliki fondasi kerja sama yang kuat.
Ia menegaskan bahwa kedua negara selama ini mampu mengatasi berbagai perbedaan karena memiliki kepentingan dan nilai bersama yang mendalam.
“Meskipun Kanada dan AS memiliki perbedaan selama bertahun-tahun, pada akhirnya kita selalu berhasil mengatasi perbedaan tersebut, karena nilai-nilai dan kepentingan bersama kita sangat mendalam,” kata Carney.