Beritagosip.com Momen menarik terjadi ketika Timnas Iran tiba di Amerika Serikat untuk menjalani laga perdana mereka di Piala Dunia 2026. Kedatangan skuad Iran bertepatan dengan pengumuman kesepakatan damai AS Iran yang disampaikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Timnas Iran berangkat dari Tijuana, Meksiko, dan mendarat di Bandara Internasional Los Angeles (LAX) pada Minggu (15/6) pukul 16.11 waktu setempat atau Senin (16/6) pagi WIB. Ini menjadi kali pertama skuad Iran menginjakkan kaki di Amerika Serikat selama gelaran Piala Dunia 2026.
Setelah tiba di Los Angeles, para pemain langsung diarahkan menuju bus tim untuk melanjutkan perjalanan ke hotel tempat mereka menginap. Pengamanan ketat diterapkan selama proses perpindahan tersebut.
Kedatangan Timnas Iran Diwarnai Demonstrasi
Kedatangan Timnas Iran tiba di AS tidak berlangsung sepenuhnya tenang. Sejumlah aksi demonstrasi yang menentang pemerintah Iran terjadi di beberapa titik di Los Angeles.
Demonstrasi terlihat di kawasan sekitar stadion dekat Bandara LAX hingga area sekitar hotel tempat skuad Iran menginap. Aparat kepolisian menutup sebagian trotoar dan memasang kawat berduri di sepanjang bagian depan hotel guna menjaga keamanan.
Situasi tersebut membuat pengawalan terhadap bus yang membawa pemain dan ofisial Iran dilakukan secara ekstra ketat.
Iran Harus Bolak-Balik Meksiko dan Amerika Serikat
Selama Piala Dunia 2026, Timnas Iran harus menjalani situasi yang cukup merepotkan. Pemerintah Amerika Serikat sebelumnya menolak visa jangka panjang bagi skuad yang dilatih Amir Ghalenoei.
Akibatnya, para pemain Iran hanya diperbolehkan memasuki wilayah Amerika Serikat sehari sebelum pertandingan berlangsung. Setelah laga selesai, mereka diwajibkan kembali ke Meksiko.
Iran dijadwalkan menjalani pertandingan pertama Grup G melawan Selandia Baru pada Selasa (16/6) pukul 08.00 WIB. Usai pertandingan tersebut, skuad Iran kembali harus meninggalkan Amerika Serikat dan menuju Meksiko.
Kesepakatan Damai AS-Iran Buka Harapan Baru
Menariknya, kondisi tersebut berpotensi berubah setelah munculnya kesepakatan damai AS Iran yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump.
Melalui akun Truth Social miliknya, Trump menyatakan bahwa kesepakatan dengan Iran telah tercapai. Ia juga mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz serta pencabutan blokade angkatan laut Amerika Serikat terhadap Iran.
“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua! Kapal-kapal di dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir! Dengan ini saya sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol, dan, secara bersamaan, mengizinkan pencabutan segera blokade AL Amerika Serikat,” tulis Trump.
Pemerintah Iran turut mengonfirmasi adanya kesepakatan tersebut. Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Hukum dan Internasional, Kazem Gharibabadi, menyebut bahwa teks nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua negara telah rampung.
Menurut Gharibabadi, dokumen tersebut dijadwalkan ditandatangani secara resmi pada Jumat (19/6) di Swiss.
Apabila proses perdamaian berjalan sesuai rencana, situasi diplomatik antara kedua negara berpotensi membaik. Hal itu bisa memberikan dampak positif, termasuk bagi kelancaran mobilitas Timnas Iran selama mengikuti Piala Dunia 2026.