Beritagosip.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada kader yang diduga terlibat dalam kasus intimidasi terhadap dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau Dokter Icha, yang meninggal dunia akibat bunuh diri.
Wakil Ketua Umum PKB, Cucun Ahmad Syamsurizal, menyatakan partainya siap menjatuhkan PKB sanksi kader secara tegas apabila terbukti ada anggota yang melakukan intimidasi maupun melanggar hukum.
“Bukan hanya di TTU (Timor Tengah Utara), kalau berbuat pelanggaran hukum, apalagi terkait dia tidak bisa menjaga kode etiknya sebagai anggota DPRD, ya kita akan berikan sanksi tegas. Tidak ada toleransi, ya,” ujar Cucun di kompleks parlemen, Kamis (2/7).
Nama kader PKB di DPRD Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Robert Tubani, sebelumnya disebut dalam dugaan intimidasi Dokter Icha yang berujung pada meninggalnya sang dokter.
Selain Robert Tubani, dugaan intimidasi juga melibatkan dua anggota DPRD TTU lainnya, yakni Therensius Lazakar dari Golkar dan Veronika Lake dari PDIP. Cucun menyampaikan bahwa PKB akan melakukan investigasi internal untuk memastikan fakta serta keterlibatan kadernya.
“Kita kemarin terima di media, baca di media dan segera kita akan lakukan rapat untuk melakukan investigasi,” kata Cucun.
Peristiwa intimidasi Dokter Icha diduga terjadi ketika dr. Icha menangani seorang anak yang menjadi korban gigitan ular hijau di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona Kefamenanu, TTU, pada 13 Juni lalu.
Therensius, yang disebut sebagai paman korban, datang ke rumah sakit bersama Robert Tubani dan Veronika Lake. Ketiganya kemudian berbicara dengan nada keras yang diduga bersifat intimidatif kepada Dokter Icha.
Paman Dokter Icha, Victor Manbait, mengungkapkan bahwa korban mengalami tekanan psikologis yang berat setelah insiden tersebut.
“Dokter Icha masih mengalami ketakutan dan tekanan psikologis akibat bentakan yang diterimanya saat bertugas,” ungkap Victor Manbait pada Jumat (26/6).